Minggu, 29 Juli 2012

TrenD 30072012 - 03082012


     Pekan lalu, dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia yang menandakan kepercayaan pelaku pasar terhadap resiko pelemahan USD mulai meninggi. Aksi ini tidak terlepas dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh para pejabat bank sentral dan pemerintahan Eropa yang akan melakukan segala tindakan untuk menjamin keberadaan EURO.

     Pekan ini banyak data dan event penting yang ditunggu oleh pelaku pasar yang akan memberikan arah bagi pergerakan instrumen pasar keuangan selanjutnya. Pengumuman kebijakan moneter dari The FED (Bank Central Amerika Serikat) pada Kamis dini hari akan menjawab ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran kuantitatif 3 (QE3). Namun sebagian analis berpendapat bahwa QE3 tidak akan dirilis pada rapat FOMC kali ini dan mungkin paling cepat setelah September tahun ini. Bila ekspektasi QE3 kandas, dollar AS akan kembali menguat.



     Namun pada Kamis malam sudah menanti pengumuman kebijakan dari BOE (Bank Central Inggris) dan ECB (Bank Central Eropa). Data-data ekonomi Ingggris yang memburuk tentunya akan menggugah bank sentral untuk melonggarkan kebijakannya. Namun perkiraan dari sebagian analis, tidak akan ada perubahan kebijakan pada pertemuan kali ini. Sementara ECB diharapkan akan berbuat lebih untuk membantu kondisi zona Euro. Para analis memprediksi tidak akan ada penurunan suku bunga namun mengharapkan ECB akan menggelontorkan kebijakan pinjaman lunak dan pembelian obligasi pemerintah di pasar sekunder.

     Non-farm Payroll (NFP), Unemployment (Data Tenaga Kerja) AS yang juga ditunggu pasar, akan dirilis Jumat ini dengan ekspekatasi penambahan jumlah pekerjaan bulan lalu sebesar 100 ribu dibandingkan bulan sebelumnya 80 ribu. Data NFP ini selalu menjadi pusat perhatian pelaku pasar karena digunakan oleh bank sentral AS sebagai bahan pertimbangan kebijakan moneternya ke depan. Di samping NFP, data indeks manufaktur dan jasa serta penjualan ritel dari beberapa negara juga akan dirilis pekan ini. Data-data ini akan memberikan gambaran lanjutan mengenai keadaan ekonomi terkini. Senin ini, data GDP Spanyol dan lelang obligasi 10 tahun Italia akan menjadi sorotan.

EURUSD

     Trend EURUSD untuk minggu ini masih Netral, EURUSD menguat beberapa hari belakangan, namun diperlukan penembusan area resisten 1.2410 untuk penguatan lanjutan. Resisten berikutnya di kisaran 1.2690. Sementara penurunan di bawah 1.2210 kembali mendorong euro ke arah 1.2170 lalu ke 1.2040.

GBPUSD

     TREND GBPUSD untuk minggu depan adalah Netral, hal ini dapat dilihat dari pola GBPUSD terbentuk pola konsolidasi dengan 1.5770 sebagai resisten kuat. Penguatan bisa berlanjut ke 1.6000 jika level itu tembus. Support terdekat di 1.5660. Penurunan di bawah ini bisa melemahkan sterling hingga area 1.5435.

AUDUSD

     Trend AUDUSD untuk minggu depan asih Netral, hal ini dapat dilihat dari teknikal AUDUSD yang membentuk uptrend channel dan kini berada di bagian atas dari channel tersebut yang memberikan resisten (1.0490) bagi penguatan aussie selanjutnya. Penembusan resisten ini memberikan peluang penguatan ke 1.0630an. Sedangkan Support kuat berada di level 1.0380. Penurunan di bawah ini akan membuka peluang ke area 1.0290.

USDJPY

     USDJPY untuk minggu depan masih akan membentuk konsolidasi Trend, USDJPY membentuk support di sekitar 77.60 yang menahan penurunan hingga area 75.90. Namun penguatan pair ini akan terkonfirmasi bila dapat menembus level 76.80.

USDCHF

     Trend USDCHF Bullish Konfirmation, USD/CHF kemungkinan bisa menguat mendekati resisten penting di 1.0060. Namun koreksi di bawah 0.9640 bisa membawa pasangan ini kembali ke area 0.9400.

XAUUSD

     Trend XAUUSD untuk minggu depan Bullish Confirmation, Harga emas telah menembus garis atas pola Triangle. Penguatan ke 1640 akan berlanjut bila level 1630 dapat ditembus. Support di 1610. Di bawah itu, koreksi mungkin bisa terjadi ke area 1598-1600.

OILUSD

     OILUSD minggu depan akan berada pada Bullish Consolidation. Harga minyak mentah WTI mencoba kembali bergerak naik, namun level 93.20 menyediakan tahanan yang cukup kuat. Di bawah level ini, harga bisa terkoreksi kembali ke level $87 bahkan ke $84 perbarel.

HapPy TraDdinG ^_^

Minggu, 22 Juli 2012

TREND 23072012 - 27072012


      Kekhawatiran mengenai krisis hutang Eropa kembali merebak di akhir pekan. Spanyol kini yang menjadi pusat perhatian. Setelah perbankannya meminta bailout, negara bagiannya kini juga meminta bailout. Tingkat imbal hasil obligasi Spanyol untuk tenor 10 tahun pun meroket ke atas level 7%. Ini salah satu indikasi kekhawatiran pasar. Indeks sahamnya pun (IBEX) terjungkal lebih dari 5% terkait masalah ini.

    Pekan lalu data ekonomi penting menunjukkan bahwa perekonomian beberapa negara besar sedang dalam penurunan. Data penjualan ritel AS menunjukkan pelambatan, demikian pula data sentimen ekonomi Jerman dan zona euro. Buruknya data ini memunculkan kembali reaksi alih resiko atau risk aversion.



    Sementara indikasi pelonggaran kuantitatif 3 (QE 3) tidak terlihat dari testimoni Gubernur Fed Ben Bernanke di depan parlemen AS yang membuat pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia tidak berlangsung lama.

     Isu negatif dari Eropa akhir pekan lalu tampaknya akan menjadi faktor penggerak pasar di awal minggu ini. Pelemahan kemungkinan akan terjadi terhadap aset-aset beresiko seperti indeks saham, komoditi dan mata uang ber-yield tinggi. Namun data-data ekonomi penting di pekan ini juga akan hadir sebagai market mover seperti data indeks manufaktur China dari HSBC, data iklim bisnis Jerman dari Ifo, data GDP Inggris dan AS, dan data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS. Para pelaku pasar akan mengkonfirmasi isu pelambatan ekonomi melalui data-data tersebut di atas. Konfirmasi ini akan memperbesar pelemahan di pasar keuangan.

EURUSD

      Trend untuk EURUSD untuk seminggu kedepan adalah Bearish. EURUSD langsung dibuka turun di awal pekan dan membuka peluang bergerak di bawah 1.2000 pekan ini. Tekanan turun akan terjadi selama euro berada di bawah 1.2180. Potensi target penurunan di 1.2000.

GBPUSD

     Trend GBPUSD untuk minggu depan adalah Bearish. GBPUSD searah dengan euro juga mendapat tekanan turun di awal pekan. Potensi penurunan di bawah level 1.5660 dengan potensi target penurunan ke area 1.5460. Bila bergerak kembali ke atas 1.5660, tekanan bullish akan kembali menuju area 1.5730

AUDUSD

      Trend AUDUSD adalah Bearish. AUDUSD berpeluang melemah ke area 1.0200 – 1.0150 setelah tidak mampu bertahan di area 1.0440. Peluang rebound mungkin akan terjadi setelah mencapai area-area tersebut. Sementara

USDJPY

      Trend USDJPY adalah Bearish. USDJPY berpeluang melanjutkan penurunan ke area 76.50 atau bahkan di bawah itu. Rebound mungkin terjadi di sekitar area 76an dan di atas 79.20, pasar berpotensi kembali ke area 80-81.

USDCHF

     Trend USDCHF adalah Bullish. USDCHF berpotensi naik di atas 0.9420 dengan potensi target kenaikan ke area 1.0060. Di bawah 0.9420, tekanan korektif mungkin terjadi menuju area 0.9000.

XAUUSD

      Trend XAUUSD adalah Sideways, Harga emas masih melakukan pergerakan konsolidatif namun dengan kecenderungan pelemahan.Area-area support masih menjadi area potensial untuk melakukan pembelian seperti di area 1567, 1558, 1540-1530. Di bawah 1530, potensi bearish berpotensi berlanjut ke 1480an.

OILUSD

        Trend OILUSD adalah Sideways, Harga minyak mentah WTI sempat terangkat pekan lalu ke area $93 an akibat ketegangan di Timur Tengah terkait ancaman dari Iran dan perang saudara di Suriah serta dollar AS yang sempat melemah. Terkait isu krisis hutang di Eropa, minyak mentah berpotensi kembali ke area 85 per barel. Area $92 per barel menjadi area resisten.