Di bedah e-book kali ini kita akan mencoba menbedah isi dari e-book “Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teory Dow Pada Pasar Valas oleh HIFNI ZAINI (Wong Kito)”
Dow Theory atau Teori Dow merupakan teori dasar dari analisa teknikal yang pertama kali dipublikasikan oleh Charles H. Dow (1851-1902) di 255 Wall Street Journal, Dow merupakan seorang wartawan sekaligus editor dari Wall Street Jornal serta pendiri Dow Jones and Company. Penelitian pertama Dow dilakukan dengan membagi saham-saham di Wall Street menjadi 2 kelompok, yaitu Industrial Index dan Trasportation Index. Dia mengatakan bahwa perkembangan industri pabrikasi otomatis akan diikuti pula oleh perkembangan industri transportasi, karena pabrik membutuhkan transportasi untuk mendistribusikan barang-barang hasil produksinya.
Dasar Teori Dow
1. Pasar memiliki tiga gerakan
2. Tren memiliki tiga tahap
3. Pasar saham telah menyerap (discounted) semua berita
4. Rata-rata pasar saham harus mengkonfirmasi satu sama lain
5. Tren harus dikonfirmasi oleh volume
6. Tren diasumsikan berlaku sampai memberikan sinyal yang pasti
Poin-poin diatas digunakan sebagai dasar dalam ilmu Teknikal analisis. Aturan – aturan tersebut dikemukakan oleh Dow dan kemudian disempurnakan oleh para penerusnya.
PERFORMA TEORI DOW
Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Teknikal Analisis bisa dipakai sebagai salah satu metode untuk membangun portfolio dengan menggunakan market timing. Penelitian sederhana yang dilakukan oleh Norman Fosbeck menunjukkan bahwa “market timing” lebih bagus dalam menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan Buy & Hold. Masalah sederhananya adalah kita harus benar-benar menguasai tekniknya.
Berikut hasil penelitian Norman fosbeck yang dilakukan dari tahun 1964-1984
Sedangkan penelitian lainnya yang dilakukan oleh Jacquiline Doherty (The Truth About Timing) dan dipublikasikan di Barrons (November 5,2001)
Penelitian lain yang dilakukan oleh Martin Pring dengan menggunakan metode Dow Theory
- · Jika kita menginvestasikan $44 pada tahun 1977 dan mengikuti semua signal buy dan sell dari Dow theory, maka pada tahun 1981 kita sudah menghasilkan keuntungan sebesar $18000
- Sementara jika kita menginvestasikan $44 dan hold portfolionya, maka pada tahun 1981 kita hanya menghasilkan keuntungan $960.
KRITIK TERHADAP DOW THEORY
Kritik terhadap Dow Theory yang tidak boleh diabaikan adalah bahwa pada setiap pergerakan market yang trending, rata-rata jika menggunakan teknik ini kita telah ketinggalan hampir 20% dari pergerakan market. Memang pada beberapa kasus belakangan ini sudah dikembangkan metode optimasi agar bisa memperkecil ketertinggalan pergerakan itu. Salah satunya dilakukan dengan memperkecil time frame.
Pada pengembangan Dow theory selanjutnya mulai muncul adanya elliot wave theory yang membagi trend menjadi tiga bagian yaitu wave 1,3, dan 5 Elliot Wave mencoba mengeleminir kelemahan-kelemahan dari Dow Theory.
Ada beberapa hal yang dibahas oleh Dow Theory yang dapat gunakan oleh para trader sebagai Teknikal Analisis dalam Transaksi Valas, yaitu :
- Trend (Kecenderungan) Pergerakan Harga
1. Phase-Phase Pergerakan Trend
2. Pergerakan Harga Telah Merefleksikan Segalanya
3. Keterkaitan Pergerakan Harga Antar Sektor
- Hubungan Volume dan Trend
- Analisa Puncak dan Lembah Dalam Trend
1. Trend Naik Vs Trend Turun
2. Keberlanjutan Trend dan Reversal
3. Support dan Resisten
4. Entry Buy dan Entry Sell
5. Target Take Profit dan Stop Loss
Untuk lebih memahaminya apa dan bagaimana penerapannya dalam bertransaksi, silahkan download Disini




