Senin, 30 Januari 2012

Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teori Dow Pada Pasar Valas

            Di bedah e-book kali ini kita akan mencoba menbedah isi dari e-book “Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teory Dow Pada Pasar Valas oleh HIFNI ZAINI (Wong Kito)

Dow Theory  atau  Teori  Dow merupakan  teori  dasar  dari  analisa  teknikal  yang pertama kali  dipublikasikan oleh Charles H. Dow (1851-1902) di  255 Wall  Street Journal, Dow merupakan seorang wartawan sekaligus editor dari Wall Street Jornal serta pendiri  Dow Jones and Company.  Penelitian pertama Dow dilakukan dengan membagi  saham-saham di  Wall Street menjadi  2 kelompok, yaitu Industrial Index dan Trasportation Index.  Dia mengatakan bahwa perkembangan industri  pabrikasi otomatis akan diikuti  pula oleh perkembangan industri  transportasi, karena pabrik membutuhkan  transportasi  untuk  mendistribusikan  barang-barang  hasil produksinya.
Dasar Teori Dow
1.   Pasar memiliki tiga gerakan
2.   Tren memiliki tiga tahap
3.   Pasar saham telah menyerap (discounted) semua berita
4.   Rata-rata pasar saham harus mengkonfirmasi satu sama lain
5.   Tren harus dikonfirmasi oleh volume
6.   Tren diasumsikan berlaku sampai memberikan sinyal yang pasti
Poin-poin  diatas  digunakan  sebagai  dasar  dalam ilmu  Teknikal  analisis.  Aturan – aturan tersebut  dikemukakan oleh Dow dan kemudian disempurnakan oleh para penerusnya.
PERFORMA TEORI DOW
Beberapa  penelitian  yang  dilakukan  menunjukkan  bahwa  Teknikal  Analisis  bisa dipakai  sebagai  salah  satu  metode  untuk  membangun  portfolio  dengan menggunakan  market  timing.  Penelitian sederhana  yang dilakukan  oleh Norman Fosbeck  menunjukkan  bahwa  “market  timing”  lebih  bagus  dalam menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan Buy & Hold.  Masalah sederhananya adalah kita harus benar-benar menguasai tekniknya.
Berikut hasil penelitian Norman fosbeck yang dilakukan dari tahun 1964-1984
Sedangkan penelitian lainnya  yang dilakukan oleh Jacquiline Doherty (The Truth About Timing) dan dipublikasikan di Barrons (November 5,2001)
Penelitian lain yang dilakukan oleh Martin Pring dengan menggunakan metode Dow Theory
  • ·         Jika kita menginvestasikan $44 pada tahun 1977 dan mengikuti semua signal buy dan  sell  dari  Dow  theory,  maka  pada  tahun  1981  kita  sudah  menghasilkan keuntungan sebesar $18000
  •          Sementara jika kita menginvestasikan $44 dan hold portfolionya, maka pada tahun 1981 kita hanya menghasilkan keuntungan $960.

KRITIK TERHADAP DOW THEORY
Kritik terhadap Dow Theory yang tidak boleh diabaikan adalah bahwa pada setiap pergerakan market yang trending, rata-rata jika menggunakan teknik ini kita telah ketinggalan hampir  20% dari  pergerakan market.  Memang pada beberapa kasus belakangan  ini  sudah  dikembangkan  metode  optimasi  agar  bisa  memperkecil ketertinggalan pergerakan itu.  Salah satunya dilakukan dengan memperkecil  time frame.
Pada  pengembangan  Dow theory  selanjutnya  mulai  muncul  adanya  elliot  wave theory yang membagi trend menjadi tiga bagian yaitu wave 1,3, dan 5 Elliot Wave mencoba mengeleminir kelemahan-kelemahan dari Dow Theory.
Ada beberapa hal yang dibahas oleh Dow Theory yang dapat gunakan oleh para trader sebagai Teknikal Analisis dalam Transaksi Valas, yaitu :
  •          Trend (Kecenderungan) Pergerakan Harga

1.    Phase-Phase Pergerakan Trend
2.    Pergerakan Harga Telah Merefleksikan Segalanya
3.    Keterkaitan Pergerakan Harga Antar Sektor
  •           Hubungan Volume dan Trend
  •           Analisa Puncak dan Lembah Dalam Trend

1.    Trend Naik Vs Trend Turun
2.    Keberlanjutan Trend dan Reversal
3.    Support dan Resisten
4.    Entry Buy dan Entry Sell
5.    Target Take Profit dan Stop Loss
Untuk lebih memahaminya apa dan bagaimana penerapannya dalam bertransaksi, silahkan download Disini

Manajemen Transaksi ~Part 2~


2.      Manajemen Modal
Manajemen Modal adalah salah satu manajemen transaksi yang berdasarkan modal, Tipe – tipe manajemen modal


a.   Martingale
Metode Martingale dilakukan saat posisi awal kita Floating Loss, hanya sekali profit dalam sekian (n) tingkat perdagangan, untuk menutupi seluruh kerugian akibat perdagangan sebelumnya dan sekaligus meraup keuntungan.





Contoh :
Katakan dalam satu hari Anda merencanakan  5 kali transaksi EUR/USD, dengan aturan : StopLoss  50 poin dan TakingProfit 50 poin.

Martingale pada saat rebound :



1  lot transaksi loss x 100 poin (pips)
2 lot transaksi loss x 50 poin
4 lot transaksi Breakeven
8 lot transaksi profit x 50 poin
Total lot
Total Loss
Total Profit
Net Profit/ Loss
=
=
=
=
=
=
=
=
-$1,000
-$1,000
 -$0
+$4,000
 15
-$2,000
+$4,000
$2,000

b.   Anti Martingale


Anti martingale adalah kebalikan dari Martingale, di mana penambahan posisi dilakukan saat posisi profit untuk mendapatkan Profit yang berlipat. Namun anti martingale ini memiliki resiko yang sangat besar saat terjadi koreksi harga.

c.    Cost Averaging



Cost Averaging sama dengan martingale namun tanpa ada pengalian volume, dengan menggunakan Cost Averaging ini dibutuhkan harga reound sebesar 75% dari range Harga 1 – Harga ke-n untuk mendapatkan keuntungan.

d.   Pyramiding


Pyramiding merupakan kebalikan dari Cost Averaging, yaitu penambahan posisi dilakukan pada posisi yang profit. Dengan menggunakan pyramiding ini keuntungan yang di dapat berlipat – lipat. Biasanya pyramiding ini digunakan bersamaan dengan menggunakan trailing stop.

e.   Fixed Fractional

Fixed Fractional  tidak berdasarkan penambahan posisi, dan bukan berdasarkan pergerakan atau hasil transaksi sebelumnya,tetapi menggunakan presentase tertentu dari equity.
Contoh :
~   Modal awal $10,000 dengan menggunakan Fixed Fraction 10%
~  Berarti , setiap kali transaksi menggunakan 1 lot/ transaksi, Dan Anda hanya akan menambah posisi ketika equity sudah bertambah $ 20,000 penambahan lot selanjutnya pada kelipatan $10,000



HappY TradinG ^_^

Sabtu, 28 Januari 2012

Manajemen Transaksi ~Part 1~


Prinsip Pareto mengatakan bahwa 20% dari sesuatu itu selalu mendatangkan hasil 80%. Atau dengan kata lain, 80% hasil diperoleh dari 20% aktifitas, dan 20% dari hasil selalu diperoleh dari 80% aktifitas. Dalam artian trading, profit yang efektif itu datang hanya dari sebagian kecil (20%) aktifitas transaksi Anda.

Manajemen Transaksi adalah Sebuah proses menganalisa dan mengambil tindakan untuk menghadapi ketidakpastian hasil transaksi. Yang Kita lakukan dengan manajemen resiko, adalah :
  • Berapa besar dana yang harus dicadangkan
  • Berapa besar resiko
  • Berapa besar reward
1.      Manajemen Resiko
Jenis – jenis Resiko :
a.   Resiko trading atau transaksi
Resiko trading adalah resiko yang Anda ambil ketika menentukan seberapa besar modal dan volume transaksi yang dilibatkan dalam setiap keputusan. Resiko jenis ini sepenuhnya dibawah kontrol Anda.

~         Resiko Total Equity
Profesional biasanya menganjurkan resiko total dibatasi maksimum hanya sampai 20-30%, jika Anda cukup confident, maka Anda bisa menyesuaikannya.
~       Resiko per-kali masuk posisi (Resiko Transaksi)
Setelah Anda menentukan batasan resiko equity, barulah stoploss dapat ditentukan. Metode untuk menentukan stoploss beraneka ragam. Tapi sebaiknya Anda harus melihatnya dari total equity.
Dalam contoh diatas, resiko permasuk posisi tidak lebih dari 4%. Anda bisa menentukan batasan sendiri yang cocok dengan Anda. Tetapi disarankan tidak melebihi 5% total equity. Dengan demikian Anda masih memiliki 50% modal, ketika kesalahan 10 kali terjadi berurutan.
Panduan ini boleh dijadikan dasar;
Jika Anda meresikokan 1% dari seluruh modal untuk setiap transaksi, maka Anda memiliki 100 kali kesempatan. Jika 2% maka Anda memiliki 50 kali kesempatan, jika 3% maka 33 kali kesempatan, jika 4%, 25 kali kesempatan, jika 5%, 20 kali kesempatan.  

b.   Resiko pasar
Resiko ini adalah resiko yang sudah dimiliki oleh pasar dengan sendirinya, baik sebelum Anda terlibat didalam maupun sesudah itu. Anda sama sekali tidak dapat melakukan apa-apa terhadap jenis resiko ini, kecuali mengenal menganalisa dan mencari cara mengatasinya.
Setiap instrumen trading memiliki keunikan tersendiri, 3 resiko terpenting yang harus Anda pertimbangkan adalah:
~         Perubahan harga dan volatilitas
Yang pertama dan yang paling dasar adalah perubahan harga pasar. Perubahan ini tentunya akan menciptakan resiko tersendiri bagi aktifitas trading Anda. Saham yang berkapital besar biasanya bergerak lebih stabil dibanding yang berkapital kecil. Forex dan index juga sama, beberapa index dan mata uang bergerak lebih stabil dibanding yang lain.
Volatilitas yang tinggi, terutama jika dibarengi dengan range pergerakan yang besar, dapat memaksa Anda untuk melonggarkan batasan resiko yang sudah Anda tentukan, misalnya dengan cara menempatkan stoploss yang lebih jauh.
~         Resiko likuiditas
Untuk melikuidasi posisi saham, biasanya data Anda akan di input dalam daftar antrian. Jika pasar dalam keadaan turun, dan pembeli sulit ditemukan, Anda mungkin tidak dapat melikuidasi posisi hingga kerugian besar menimpa Anda. Resiko seperti ini juga harus dipertimbangkan dalam manajemen resiko, dan mencari cara untuk mengatasi kerugian yang mungkin timbul tersebut, Anda bisa saja, misalnya, melakukan shot sell (jika memungkinkan) atau melakukan hedging di pasar future.
Resiko likuiditas seperti ini bagi instrumen futures atau derivative lain sangat minim, terutama setelah adanya aktifitas online trading, yang memungkinkan pelaksanaan transaksi secara elektronik.
~         Resiko leverage dan margin
Resiko leverage dapat diartikan sebagai resiko yang muncul akibat penggunaan skala modal yang lebih besar dibanding modal yang disetorkan. Misalnya Anda dapat membeli atau menjual suatu instrumen seharga $ 100,000,- dengan hanya menyetorkan jaminan dana sebesar $1,000.
$1,000 jaminan tersebut bukanlah jumlah maksimum kerugian jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda, namun sebagian dari modal total yang Anda setorkan juga turut menanggung resiko tersebut. Hal ini terjadi karena leverage mengandung dana pinjaman dan kita harus membayarnya kepada broker jika transaksi berjalan buruk.
Anda tidak memiliki jalan lain untuk menghindari resiko ini kecuali dengan menempatkan stoploss yang jelas bagi setiap transaksi yang Anda ambil. 

Happy TradinG ^_^

Rabu, 25 Januari 2012

Psikologi Transaksi



       Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk transaksi di Forex kita membutuhkah 15% Analisa Fundamental, 25% AnalisaTeknikal, dan 60% Psikologi. Dari hal tersebut bahwa Psikologi trading dalam trading forex merupakan salah satu hal terpenting yang harus bisa dipahami dan dilakukan oleh para trader. Karena sebagus – bagusnya sebuah system apabila tidak didukung oleh Psikologi yang baik maka strategy tersebut tidak berguna.

Mengapa demikian dan apa saja Psikologi Trading itu?! Sering timbul pertanyaan seperti ini, terutama dari nubie yang baru belajar, atau terjun ke Forex Trading. Baiklah mari kita pelajari tentang Psikologi Trading itu. Adapun Psikologi Trading  yang berpengaruhi dalam transaksi kita, antara lain :

1.       Ketakutan
Saat – saat yang paling menegangkan dalam bertransaksi adalah saat kita mulai transaksi dengan menggunakan real account. Karena hasil profit demo akan kita uji dengan menggunakan real account, apabila berhasil maka yang kita lakukan hanyalah mengikuti strategy transaksi kita, namun bagaimana kalau rugi ?!. Itulah pertanyaan yang sering timbu dalam diri trader. Sebagai contoh :
Kita menganalisa pasar dengan menggunakan strategy yang kita miliki, saat semua kondisi yang dibutuhkan telah di temui maka kita mengambil posisi dan langsung memasang Taking Profit dan StopLoss sesuai strategy yang kita gunakan. Namun tidak lama setelah itu ternyata harga tidak bergerak bahkan ada level resistance baru yang tadinya tidak ada, membuat harga tertahan dan profit kita tertahan di level ressistance tersebut.
Hal ini membuat kita mulai ketakutan dan tidak sabaran, apalagi posisi kita kini floating minus. Semakin lama melihat grafik, semakin takut, dan akhirnya setelah posisi kita profit sedikit kita pun buru-buru melikuidasi posisi kita tersebut. Dan setelah kita likuidasi harga langsung menuju TP yang kita pasang. Hem m mm
 Solusinya :
a.       Pertajam kemampuan analisa Anda dengan melatih strategy yang anda gunakan.
b.      Berpikirlah sederhana. Terkadang kesederhanaan itu justru berguna. Jangan over analysis.
c.    Jangan sesali apa yang telah terjadi. Bahkan jikalau karena keputusan yang Anda ambil terjadi kerugian. Pelajari dimana kekurangannya sehingga terjadi loss lalu benahi dan mulai lagi.
d.   Jangan terlalu sering melihat chart jika Anda tidak mampu mengendalikan diri Anda. Ketakutan akan semakin besar apabila posisi Kita negatif dan terus menerus melihatnya.
e.      Ingat selalu untuk memasang Stop Loss, atau gunakan Teknikal Stop

2.       Serakah
Forex adalah suatu bisnis yang memberikan peluang profit yang sangat besar, terutama bagi para nubie. Karena pendapat itulah banyak orang yang berpikir bahwa Forex adalah cara cepat kaya, dan mengantarkan para trader dalam keserakahan, terutama bagi para nubie yang saat pertama kali bertransaksi langsung mendapatkan keuntungan yang besar. Dan membuat mereka menggandakan lot size yang mereka gunakan demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar, sehingga menyebabkan over-trade dan saat salah analisa kerugian yang mereka dapatkan menjadi sangat besar. Lalu bagaimana caranya mencegah diri Kita untuk tidak serakah ketika bertrading ?!
Ada beberapa nasihat sederhana untuk membantu Anda tidak serakah ketika sedang trading:
a.       Setia pada sistem trading Anda. Ini sekaligus mengajarkan Anda untuk disiplin.
b.      Jangan habiskan waktu berlama-lama di depan grafik forex Anda. Ini akan Menimbulkan keinginan untuk membuka posisi baru.
c.       Miliki pemahaman bahwa tidak semua pergerakan harga harus menghasilkan profit bagi Anda.
d.      Miliki target tertentu dalam trading harian atau mingguan Anda. Jangan terlalu tinggi. Ketika sudah tercapai, tutup platform Anda dan matikan komputer lalu pergilah tidur!
e.      Solusi terakhir: berhentilah memikirkan profit Anda ketika Anda tidur.
3.       Balas Dendam
Balas Dendam adalah hasil dari keserakahan yang kita lakukan. Saat keserakahan bertemu dengan kerugian maka trader akan berusaha mengejar kerugiannya, dengan harapan dya akan mendapatkan keuntungan seperti yang pertama kali didapatnya, bahkan dengan penambahan Lot Size agar kerugian tersebut lebih cepat dapat dikembalikan.
Namun pada kenyataannya keinginan untuk balas dendam ini bukan membawa pada kesuksesan, namun membawa pada kehancuran dan kerugian yang lebih besar dari sebelumnya. Berikut tips-tips singkat yang mungkin membantu Anda terhindar dari sindrom balas dendam terhadap market:
a.       Tindakan pertama ketika loss: relakan dan pelajari dimana kekurangan Kita.
b.      Bersikap sabar ketika loss sama seperti tenang ketika profit.
c.       Tunggu kesempatan terbaik untuk masuk kembali ke market. Harusnya jika di trading pertama Kita loss maka trading berikutnya lebih hati-hati lagi bukan malah balas dendam.
d.      Jika loss Anda cukup besar, adalah bijak untuk berhenti bertrading sementara waktu sampai Anda benar-benar pulih secara mental dan dapat bertrading kembali dengan kepala dingin.
e.      Pikirkanlah: Bukankah sudah sejak semula Kita mengalokasikan dana forex ini sebagai risk capital? Artinya kalau pun benar-benar hilang Kita sudah siap. Bersikaplah konsisten terhadap keputusan yang Kita ambil.
4.       Over Confidence
Over confidence inilah yang menyebabkan seseorang menjadi serakah, karena dya terlalu percaya diri ini pula yang menyebabkan dya menganggap remeh market atau menganggap bahwa trading Forex itu mudah. Sama seperti serakah, saat seseorang over confidence maka dya akan masuk posisi dengan menambahkan Lot sizenya sehingga terjadi Over Trade, dan saat pasar tidak bergerak sesuai analisanya menyebabkan terjadinya kerugian yang sangat besar.
Solusi untuk menghadapi over confidence ini, antara lain :
a.       Bersikap realistis, jangan membuat target yang muluk – muluk
b.      Selalu berlatih menggunakan strategy yang digunakan, sehingga bisa lebih berhati – hati dalam bertindak.
c.       Ketahui atau Pelajarilah Money Manajemen walaupun sedikit agar kita dapat mengetahui bahwa Forex itu selain dapat memberikan keuntungan yang besar juga memiliki kerugian yang besar pula.
d.      Sharing atau carilah teman berbagi, terutama yang lebih berpengalaman yang bisa mengingatkan kita saat kita over confidence.
e.      Jangan terlalu sering melihat grafik, atau ambillah strategy yang longterm agar tidak terlalu sering masuk market.
5.       Percaya Tahayul
Banyak orang yang terlalu percaya akan tahayul, sehingga profit atau loss yang dia alami juga disangkut pautkan dengan tahayul. Sehingga dalam pengambilan posisi dya lebih mementingkan tahayulnya daripada analisa yang digunakan. Memang George Soros pun pernah mengatakan “Saat bulan purnama market akan sulit ditebak, maka lebih baik tidak bertransaksi” tetapi ini bkan mengenai tahayul, kalaupun benar tetap kehati – hatian itu yang diutamakan.
Solusi untuk psikologi seperti ini, adalah :
a.       Selalu belajar, sehingga lebih mengerti apa yang mempengaruhi pergerakan harga di Forex
b.  Percaya diri atas strategy yang digunakan, dengan berlatih terus sehingga mengetahui kelebihan dan kekurangan dari strategy yang digunakan.
HappY TradiNg ^_^

Senin, 23 Januari 2012

Simple Money Manajeman

Banyak orang mengatakan bahwa kunci keberhasilan kita di Forex adalah Money Management, lalu seperti apakah money manajemen yang mudah untuk digunakan ?!
Di Post kali ini saya mencoba untuk memberikan Money Management sederhana yang dapat dilakukan baik oleh nubie sekalipun. Beberapa dasar yang dapat gunakan :


1.    Masuk posisi dengan perhitungan tahanan sebesar minimal 1000 pips
Tahanan 1000 pips ini bukan untuk masuk posisi awal tetapi total dari semua posisi yang akan kita gunakan, Contohnya :
a.    Kita memiliki strategy trading dengan menggunakan 5 kali Martingale Averaging dengan kelipatan 2. Equity kita sebesar $10000. Maka untuk mendapatkan tahanan sebesar 1000 pips Total lot yang di perbolehkan adalah 1 Lot, dengan ini kita tentukan lot awal yang kita gunakan adalah 0.04. Dengan perhitungan 0.04 + (2x0.04) + (4x0.04) + (8x0.04) + (16 x 0.04) = 1.24
b.   Masuk di Multiple pair dengan lot Total 1 Lot, hal ini yang sering saya lakukan. Misalnya saya masuk Posisi di GU, AUD, UJ maka lot maximal untuk masing" 0.3
2.    Jangan gunakan Stoploss tapi gunakan Teknikal Stop
Hal ini mungkin bertentangan dengan azas Agan" semua tetapi inilah yang harus kita lakukan. Karena suatu trend berbalik bukanlah kerena High atau Low melebihi Support atau Resistance tetapi Close dan Open Candle. Karena saya menggunakan TimeFrame H1 sebagai time frame minimal maka saya hanya perlu melihat grafik 1 jam sekali bahkan karena saya trading Longterm maka biasanya saya hanya memperhatikan candle pada pagi hari
3.    Tentukan target profit (Terserah harian ataupun bulanan)
Selama ini yang saya lakukan adalah menggunakan Target profit bulanan, tetapi perlu di ingat target ini bukan untuk di paksakan di kejar tetapi sebagai pedoman untuk kita dalam bertransaksi. Karena apabila kita melakukan sesuatu dengan Tujuan maka kita akan lebih fokus. Semakin fokus semakin baik analisa kita
4.    Dana yang ada di MT4 harus hanya Modal saja (Selalu withdraw profit anda entah berapa pun besarnya)
Sebenarnya tak perlu kita withdraw n masuk ke rekening kita langsung, cukup kita pindahkan saja profit kita dari acc MT4 kita ke acc Liberty atau paypall kita. Setelah terkumpul disana baru kita withdraw semua.
Hal ini sebenarnya bertujuan untuk menekan Ego kita dan murni Manajemen Money. Karena semakin besar kita lihat propit kita maka semakin besar pula kesombongan kita atas strategy, semakin besar kesombongan kita semakin kurang Kedisiplinan kita, semakin kecil rasa disiplin maka semakin besar kemungkinan MC
Sedangkan untuk MMnya ini sama dengan FOREX is Bussines, sama dengan bisnis anggap Deposit kita sebagai Modal dan profit kita adalah Omset kita. Agar semuanya teratur maka Modal harus terpisah dengan Omset. Agar apabila sewaktu" ada hal yang tidak terduga jangan sampai keuntungan kita ikut hilang juga.
Bagaimana klo keuntungan jadi modal agar profit kita jadi lebih besar. Saran saya lakukan hal itu setelah Balik Modal + profit 100 %
5.    Jangan terlalu sering lihat Grafik atau monitor
Hal ini mungkin bertentangan dengan MM yang lain yang selalu menyarankan untuk jangan meninggalkan monitor.
Tapi tahukah agan berapa jam maximal waktu kita untuk konsentrasi ?! jawabannya adalah 4-5 jam. Sekarang katakanlah kita konsentrasi untk kerja 2 Jam, Untuk anak n istri 1 jam, Rekreasi 1 jam, nah klo begitu untuk analisa market hanya sisa 1 Jam. Nah inilah yang menyebabkan saya memilih longterm untuk transaksi karena semakin sering sering kita lihat maka semakin lemah konsentrasi kita, semakin lemah konsentrasi semakin tidak fokus kita jadinya, semakin tidak fokus semakin lemah kemampuan kita untuk mengambil keputusan
6.    Selalu buat pembukuan/catatan dari setiap posisi yang kita ambil
Mungkin hal ini terkesan sia", Tapi sebenernya catatan ini berfungsi sebagai Diary transaksi kita. Kapan Profit, Kapan Loss, Besarnya berapa, Penyebabnya apa
Dengan memiliki catatan seperti itu maka kita dapat mempelajari kesalahan transaksi kita dan apabila sewaktu" kita bisa menyiapkan strategy yang tepat untuk kita ambil. Selain itu catatan ini akan memudahkan kita untuk konsentrasi karena kita tidak perlu berpikir keras untuk menganalisa dan memprediksi pergerakan yang akan terjadi
Happy TradinG ^_^


Selasa, 17 Januari 2012

Tips Menghindari Kerugian (MC)


Forex adalah suatu bisnis yang dapat memberikan keuntungan yang besar dengan adanya fasilitas Leverage, memiliki market yang bergerak 24 jam sehari, dan dengan perputaran uang sebesar 30 Trilyun USD. Namun Forex juga memiliki resiko kerugian yang sangat besar, oleh sebab itu saya ingin memberikan sedikit tips untuk dapat menghindari kerugian.
Cara untuk mengindari kerugian dalam transaksi forex/valuta asing, antara lain :

1.       Awas Over Trading
Over-Trading adalah transaksi dengan Jumlah Lot yang berlebihan. Transaksi forex adalah sistem margin dimana dengan laverage 1:200 maka hanya dengan dana 0.5% dari contract sixe ($10000-mini account) kita bisa ikut bertransaksi dengan nilai $10000, sehingga sangat beresiko.
Untuk menghindari over trading ini maka pelajarilah dengan cermat pengertian Laverage dan Margin sehingga kita mengerti resikonya. Selain itu teliti lagi strategy yang anda gunakan dan untuk pemula hindarilah scalping.
2.       Memahami Efek suatu Berita (Fundamental)
Trader yang bertransaksi dengan mengandalkan berita beberapa kali kecewa karena tidak sesuai dengan yang mereka prediksi. Maka sangat penting bagi trader untuk memahami dengan jelas berita yang akan diumumkan dan mencari tahu bagaimana pasar mengantisipasinya.
3.       Tidak Bergantung Pada Orang Lain
Jangan mempercayakan investasi anda di Forex kepada orang lain, karena tidak ada orang yang dapat memberikan kepastian profit di Forex Market. Trader yang berhasil adalah trader yang mengandalkan kemampuannya sendiri sehingga dapat mengetahui apakah analisanya efektif atau tidak, bukan karena bergantung pada analisa orang lain.
4.       Over Confident
Saat kita profit beberapa kali berturut – turut maka hal ini seringkali menjadi masalah besar dalam transaksi berikutnya, sehingga menyebabkan kerugian yang sangat besar. Terlalu percaya diri sangat berbahaya karena kadangkala kita tidak persis apa yang terjadi di pasar. Ingat bukan kita yang menggerakkan pasar kita hanya bisa menganalisa dan melakukan yang terbaik.
5.       Chartist
Banyak trader yang terlalu mengandalkan kemampuannya dalam membaca chart dalam transaksi. Memang pergerakan harga cenderung bergerak dalam pola yang sudah ada namun berita (fundamental) ataupun kebijakan tertentu bisa merubah tren di pasar. Jadi dalam transaksi forex lebih baik jika menggabungkan anatara analisa fundamental dan analisa teknikal.
6.       Jangan Takut Rugi
Banyak trader saat salah mengambil posisi takut untuk Cut Loss atau memasang Stop Loss (Limit ataupun Teknikal Stop), karena mereka berharap harga akan kembali dan bisa profit, bahkan terkadang setelas kita Cut Loss harga berbalik ke posisi kita bahkan melebihi dan profit. Namun banyak nubie yang tidak menggunakan stop loss kerugian trader bisa sangat tidak terbatas.
7.       Sistem Trading yang Sederhana
Gunakanlah system transaksi yang sederhana dan mudah untuk dipahami. Karena semakin kompleks system yang kita gunakan tidak menjamin bahwa akan profit, bahkan terkadang hanya membuat kita semakin bingung. Maka gunakanlah system yang anda mengerti.
8.       Sistem Automated Trading (EA)
Banyak trader forex terlalu yakin dengan sistem robot trading tertentu sehingga tidak melakukan intervensi sedikitpun. Masalah mulai timbul ketika tren pasar berubah. Kontrol terus sistem robot yang kita gunakan dalam transaksi forex.
9.       Trading by Moment
Tidak perlu setiap hari masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat momen yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada momen, lebih baik berdiam diri seraya terus memantau pasar.
10.   Tidak pernah berhenti Belajar dan Berlatih
Para pemula seringkali menganggap mudah dalam bertransaksi forex sehingga tidak mau lagi meluangkan waktu untuk belajar forex lebih jauh. Dengan terus belajar dan melatih strategy yang anda miliki maka Anda akan mengetahui lebih jelas seluk-beluk transaksi di forex. Karena Forex bukanlah suatu bisnis yang dapat kita kuasai dalam satu hari, tetapi membutuhkan banyak  transaksi untuk bisa menguasainya, maka teruslah melatih skill bertransaksi anda.
11.   Manfaatkan Sinyal Forex Gratis
Di Internet banyak sekali yang menyediakan signal forex secara gratis. Itu bisa anda dapatkan dan gunakan sebagai second opinion dalam mengambil keputusan open posisi forex.

HappY TradinG ^_^

Senin, 16 Januari 2012

10 Hal Penting Untuk Trading FOREX



            Kali ini saya akan membahas tentang apa saja yang perlu diperhatikan terutama untuk nubie yang baru saja bergabung atau baru belajar tentang FOREX, karena sebenarnya FOREX tidaklah sesimple atau semudah yang di janjikan oleh para Broker FOREX.
Faktanya banyak orang yang tidak tahu bahwa resiko di FOREX sangatlah besar, dan dapat menyebabkan kerugian dengan cepat. Padahal dalam FOREX untuk kita bisa mendapatkan profit dibutuhkan Strategy Tansaksi dan Menejemen Resiko yang baik. 


Berikut ini beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebelum kita ikut bertransaksi di FOREX dan agar bisa mendapatkan Profit yang konsisten :
1.      Jangan Percayai Kata – kata Marketing
Banyak sekali penawaran yang seakan – akan membuat kita profit besar di dunia FOREX Trading, dengan janji – janji muluk bahkan beberapa menjanjikan garansi apabila cara yang mereka berikan gagal agar kita membeli produk (E-Book ataupun Pelatihan) yang mereka tawarkan dengan harga – harga yang Fantastis.
Tapi apakah benar ?! ok, mungkin memang mereka memiliki cara yang benar – benar baik. Dan ketahuilah banyak orang – orang yang telah sukses di dunia FOREX ini yang membagikan pengetahuan mereka secara GRATIS yang perlu kita lakukan hanyalah bertanya, mencari, dan memilih mana yang cocok dengan kita.
2.     Jangan pernah trading Scalping
Banyak yang mengatakan bahwa cara yang paling berhasil di forex adalah Trading chopi – chopi atau scalping.
Tapi pada kenyataannya, Anda Tidak dapat melakukannya !!!.
Banyak nubie atau orang yang baru mengenal dunia FOREX yang tergoda dengan Scalping, dan semuanya gagal dalam hitungan minggu. Hal ini dikarenakan semua trend pergerakan Shortterm itu tidak dapat di baca dan dapat berubah dengan sekejap mata.
Anda ingin bukti ?! coba tanyakan kepada orang – orang yang berkata bahwa mereka sukses dengan cara scalping agar dya menunjukkan account real yang mereka miliki dan lihatlah apakah cara scalping yang mereka lakukan itu dapat bertahan lebih dari 2 Tahun.
3.     Gunakan Cara Pintar bukan Kerja Keras
Anda tidak perlu menjadi pekerja keras yang pagi-siang-malam selalu berada di depan monitor untuk bisa mendapatkan profit di FOREX. Yang anda perlukan adalah menggunakan cara pintar, karena FOREX membutuhkan Strategy dan Manajemen Resiko yang tepat untuk dapat memetik profit di FOREX.
Dan untuk mendapatkan cara yang tepat tersebut yang perlu kita lakukan hanyalah mencari dan mengumpulkan semua informasi tentang cara – cara mendapatkan profit di FOREX dan membuat suatu cara yang cocok dengan karakter anda.
4.     Resiko = Hasil
Apabila anda takut dengan resiko, maka saran saya jangan ikut Forex. Karena Forex adalah bisnis yang penuh dengan resiko kerugian.
Banyak trader Forex yang sengaja ingin menghidari resiko kerugian dengan Local king, menempatkan StopLoss dengan jarak yang sangat dekat, dan takut kehilangan profit sehingga pada saat profit cepat-cepat dilikuidasi sedangkan pada saat loss dibiarkan floating tanpa ada batasan kerugian.
Hal diatas takkan pernah menghasilkan apa – apa karena untuk dapat sukses di Forex anda harus menghadapi resikonya bukan menghindarinya, karena No Risk = No Reward
5.     Lakukan Sendiri dan Jangan Bergantung pada Orang lain
Banyak nubie yang tidak mau ambil pusing dengan dana yang mereka investkan di Forex, dan mempercayakan dana mereka kepada broker atau fund manager begitu saja. Padahal tanpa kita sadari broker bukanlah dewa yang pasti bisa menghasilkan profit untuk kita (untuk mereka pasti profit, karena dengan adanya transaksi mereka mendapatkan komisi).
Selain itu dengan mengikuti cara orang lain, dengan kurangnya kedisiplinan dan menyerah setelah menderita kerugian maka kita tidak akan pernah mendapatkan/menemukan celah untuk dapat sukses di Forex.
Karena hanya Percaya Diri dan mengerti kondisi di pasar Forex adalah kunci dari kesuksesan kita bertransaksi di Forex, dan diri kita sendirilah yang bertanggung jawab atas sukses tidaknya transaksi kita.
6.     Gunakan Cara yang Paling Mudah Mengerti
Menggunakan cara yang paling mudah kita mengerti adalah cara yang paling tepat untuk bisa mendapatkan profit di Forex. Karena semakin sulit cara atau semakin advance cara yang kita gunakan tidak akan menjamin bahwa pasti profit akan kita dapatkan. Karena tidak ada hubungannya semakin sulit cara analisa yang kita lakukan dengan pergerakan pasar.
Terutama untuk anda orang – orang yang baru mengerti Forex, carilah cara yang paling sederhana yang mudah untuk anda mengerti, seperti : support dan ressistance, mengerti tentang trend, dan pelajari beberapa indicator.
Cara – cara diatas adalah dasar – dasar analisa yang paling sering digunakan oleh trader professional, sehingga dengan mengerti hal – hal diatas maka semua itu akan menyempurnakan kita untuk mendapatkan profit yang lebih baik.
7.      Trend Following
Dengan mengetahui trend sebuah mata uang maka akan memudahkan kita untuk menentukan posisi (Buy/Sell) dalam bertransaksi. Untuk dapat memahami tentang trend ini carilah informasi dari orang – orang yang lebih berpengalaman atau dari buku – buku forex, dan praktekkanlah/latihlah kemampuan untuk menentukan trend tersebut. Maka dengan seiring berjalannya waktu kita akan menjadi orang yang ahli dalam transaksi.
8.     Sabar, Disiplin, dan Berani
Semakin sering kita bertransaksi tidaklah menjamin profit yang kita dapatkan akan semakin besar, tapi kita akan mendapatkan profit dari semakin cepatnya dan tepatnya kita menganalisa pergerakan pasar, menentukan rencana transaksi, dan manajemen resiko yang kita gunakan.
Selalu sabar menanti momen yang tepat, Disiplin dalam menjalankan rencana transaksi yang kita tentukan, dan berani mengambil resiko akan mengantarkan kita dalam kesuksesan transaksi di Forex dalam waktu yang lama.
9.     Realistis
Memang besar kemungkinan bagi kita mendapatkan keuntungan yang besar dari ikut transaksi Forex. Tapi janganlah terburu – buru mengejar keuntungan 50%-100% dengan transaksi Forex karena dalam kenyataannya banyak trader yang mengalami kerugian. Bahkan karena ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat, banyak trader yang mengabaikan analisa, bahkan mereka tidak mau mengakui bahwa analisa mereka itu saah sehingga mereka terjerembat dalam kerugian.
Maka jadilah realistis raih keuntungan yang walaupun kecil tetapi stabil, maka kesuksesan akan mengikutimu dalam perjalanan waktu. Dan berhentilah untuk menjadi Millioner dalam semalam dengan Forex.
10. Jadilah Diri Sendiri
Setelah mengetahui 9 hal diatas, maka inilah factor yang paling penting. Karena dengan menjadi diri sendiri anda akan mengerti kelebihan dan kekurangan anda dalam transaksi di Forex, sehingga anda akan mengerti apa saja yang harus anda lakukan untuk dapat memperbaiki diri dan menemukan strategy transaksi yang cocok dengan karakter anda masing – masing.
Dan dengan menjadi diri sendiri anda akan mengerti batasan – batasan kerugian yang dapat anda terima, sehingga anda dapat mengatur manajemen resiko yang akan anda gunakan dengan lebih mudah.

            Itulah 10 Hal Penting yang harus kita ketahui sebelum kita terjun di dunia Forex. Semoga artikel ini berguna untuk kita semua.
           
            HappY TradinG ^_^

Ingin mempelajari lebih lanjut ?! Silahkan download Disini