Minggu, 07 Oktober 2012

TREND 08102012 - 12102012


             Minggu lalu seperti diperkirakan banyak lonjakan harga yang terjadi karena berbagai data penting suku bunga negara-negara besar serta data tingkat pengangguran Amerika Serikat.  Sebagai review beberapa data penting minggu lalu, Euro masih mempertahankan suku bunga di 0.75%, sedangkan BOE juga masih mempertahankan suku bunga rendah pada 0.5%.  Kejutan terjadi di kala investor memperkirakan RBA (Reserve Bank of Australia) akan mempertahankan suku bunga pada angka 3.5% yang ternyata terjadi penurunanan 25 Bps menjadi 3.25%.  Kejutan ini langsung membawa AUDUSD turun 250 poin dalam satu minggu.


            Kejutan lain terjadi pada penurunan tingkat pengangguran di Amerika serikat serta penambahan jumlah payroll yang signifikan.  Menjelang pemilu kepresidenan di Amerika Serikat, data ekonomi tingkat pengangguran berhasil turun siginifikan dari 8.1% menjadi 7.8% serta payroll pun meningkat 114.000 pada bulan september menyusul kenaikan 142.000 pada bulan sebelumnya.

          Pada regional Eropa, Euro mengalami perbaikan seiring adanya harapan bahwa Spanyol akan meminta bantuan bailout seperti yang dicanangkan oleh ECB serta Yunani masih dalam tahap penilaian akan perkembangan ekonomi selanjutnya.  Namun banyak pihak menilai gerakan naik EURUSD hanyalah koreksi sementara menunggu kabar berikut terkait Spanyol dan Yunani.


EURUSD.

        EURUSD mengalami penaikan yang signifikan minggu lalu, dengan berhasil mencatat kenaikan sebanyak 267 poin setelah mencapai level terendahnya pada harga 1.2803 dan melonjak ke 1.3070.

             Trend Bullish pada EURUSD kemungkinan akan tetap bertahan minggu depan.  Hal ini di sebabkan EURUSD  terlihat masih dapat melanjutkan bullishnya ke resistance mingguan di 1.3170/1.3175.  Jika resistance ini berhasil ditembus maka EURUSD berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya sampai ke 1.3225.  Hal ini dapat terjadi selama EURUSD tetap bergerak diatas 1.2870 yang menjadi Support kuat setelah minggu lalu level ini tak dapat di tembus oleh EURUSD sebanyak 3 kali. Namun apabila Support ini dapat tertembus maka EURUSD akan mennguji level 1.2800 sebelum melanjutkan penurunan ke Level 1.2730. 
          Selain itu pada sisi fundamental Euro masih menyisakan keraguan akan keputusan Spanyol yang terlihat masih enggan untuk meminta bantuan penuh dari ECB.  Ditambah pada minggu depan akan ada penilaian kepada Yunani yang diharapkan akan membawa nafas segar bagi Euro. Namun jika pada kenyataannya memburuk maka Euro bisa dipastikan akan kembali melemah

XAUUSD

             Gold berhasil menembus resistance minggu lalu dan mencatat level harga tertinggi di 1795.70 setelah sebelumnya turun ke harga 1763.20.  Kenaikan ini belum bisa digolongkan signifikan mengingat XAUUSD kembali ditutup turun pada hari jumat dan mencatat closing minggu lalu pada harga 1780.80. 

        Posisi kami Netral untuk XAUUSD.  Loco (Emas) masih belum mampu menembus level harga 1805.00 yang menjadi resistance penting dan selama XAUUSD masih bergerak diatas 1778.00 maka Level 1805.00 itu kemungkinan sekali lagi akan di coba. dari segi fundamental data ekonomi AS dimana tingkat pengangguran dan payroll yang membaik sangat mempengaruhi gerakan logam mulia.  XAUUSD memang masih di dalam trend bullish namun sekarang ini terlihat masih bergerak sideway dan jika belum mampu menembus level 1805.00 maka Emas dapat kembali melakukan koreksi kebawah. 

AUDUSD

        AUDUSD jatuh 250 poin pada perdagangan minggu lalu setelah RBA memangkas 25 Bps suku bungan menjadi 3.25%. Pemangkasan ini dinilai imbas dari melemahnya ekonomi secara global serta pelemahan ekonomi China sebagai rekan dagang terbesar Australia. 

           Trend Sideways yang terjadi selama beberapa minggu ini di AUDUSD kemungkinan akan berlanjut pada minggu depan. Namun ada baiknya apabila kita wait-n-see terhadap pergerakan AUDUSD minggu depan. Hal ini dikarenakan pemangkasan suku bunga adalah antisipasi terhadap lemahnya perekonomian dan berdampak negatif bagi mata uang negara yang bersangkutan.  Walaupun secara teknikal AUDUSD masih terlihat berpotensi melanjutkan penurunannya.  Namun harus berhati -hati karena AUDUSD sekarang berada dekat support trendline pergerakan sideways yang terjadi semenjak bulan Agustus 2012.  Jika AUDUSD berhasil menembus low pada minggu lalu yaitu pada harga 1.0152 maka bisa menuju support kuat mingguan pada harga 1.0100-1.0110. Tetapi jika tidak mampu menembus low minggu lalu maka AUDUSD akan melakukan koreksi keatas.

GBPUSD

             Poundsterling bergerak pada range yang kecil pada minggu kemarin, yaitu hanya sebesar 150 poin.  GBPUSD mencapai harga terendah pada 1.6067 dan mencapai harga tertinggi pada 1.6218 tetapi ditutup melemah pada harga 1.6130.  Pergerakan ini menunjukkan Trend Sideway sedang berlangsung pada GBPUSD pada saat ini, hal ini tergolong wajar setelah adanya Trend Bullish dari GBPUSD, maka saat ini sedang terjadi Konsolidasi untuk menentukan Trend akan melanjutkan Trend Bullish atau akan Koreksi terlebih dahulu.

           Posisi untuk saat ini adalah Netral pada GBPUSD. Hal ini dapat terlihat dari GBPUSD yang masih belum dapat menembus resistance kuat di harga 1.6310 yang terjadi 2 minggu lalu.  Saat ini terlihat ada kecendurungan GBPUSD untuk turun setelah double top terjadi.  Konfirmasi dibutuhkan agar selanjutnya pada minggu depan kita dapat mengetahui Trend yang akan terjadi setelah Trend sideway ini.  Pada sisi fundamental, ada harapan dari pasar bahwa akan teradi pelonggaran ekonomi lebih lanjut yang akan dijalankan BOE. Pasar mengantisipasi adanya ekstensi pembelian aset serta pemangkasan suku bunga sebelum penutupan tahun 2012 ini.  Kondisi ini jelas akan berdampat negatif bagi mata uang pound. Bagaimana perjalanan selanjutnya, kita akan lihat bersama pada minggu depan.  

Semoga artikel ini bisa membantu.

HapPy TradinG ^_^

Minggu, 30 September 2012

Trend 01102012 - 06102012


  Minggu lalu merupakan minggu kedua untuk mata uang Euro, Aussie,Poundsterling bahkan komoditas logam mulia mengalami penurunan setelah para bank sentral termasuk The FED (Federal Reserve), ECB (European Central Bank), BOE (Bank of England) dan BOJ (Bank of Japan) secara bertahap mengucurkan dana bagi pemulihan ekonomi masing - masing.

     

       Spanyol, yang merupakan salah satu negara dengan ekonomi besar di regional eropa kembali menjadi pusat  sorotan yang juga disusul oleh Yunani.  Demonstrasi yang berlangsung di Spanyol dan Yunani meningkatkan kekawatiran Investor akan semakin buruknya situasi krisis yang baru saja mulai membaik oleh aksi ECB.  Sampai saat ini Spanyol masih menunjukan keengganannya untuk meminta bailout dari ECB padahal permintaan bailout oleh Spanyol merupakan prasyarat bagi ECB untuk menekan biaya pinjaman melalui pembelian obligasi.Pada akhir September 2012, lembaga rating Moody diperkirakan akan mengeluarkan hasil yang negatif atas rating hutang Spanyol. Jika ini terjadi maka bisa dipastikan Euro akan kembali jatuh dengan semakin memburuknya keadaan ekonomi Spanyol dan Yunani.

     Ekonomi secara global juga menimbulkan kekawatiran sendiri. Dengan Amerika Serikat yang masih berkutat dengan tingginya tingkat pengangguran dan lambatnya pertumbuhan ekonomi, lalu China sebagai negara dengan perekonomian yang tidak kalah besarnya dengan Amerika Serikat juga ikut melemah, ditambah krisis Eropa yang terus berlanjut.  Kondisi ini tentunya membuat investor lebih berhati - hati menentukan pilihan investasinya. Apalagi menjelang kwartal terakhir penutupan tahun 2012 Investor ingin meminimalkan resiko investasinya untuk meraih hasil baik pada akhir tahun. 

     Mingggu depan akan menjadi minggu yang sibuk bagi semua negara dengan adanya berbagai event penting seperti Interest Rate, Unemployement rate dan beberapa data penting lainnya yang akan meramaikan pergerakan harga pada minggu depan. 

EURUSD

    Euro mencapai harga tertinggi minggu lalu pada 1.2988 sebelum akhirnya menyerah turun ke level terendah pada harga 1.2830.

      Trend Bearish EURUSD ini masih bisa berlanjut. Terlihat dari sisi teknikal bahwa level resistance 1.3000 masih menjadi resistance kuat bagi EURUSD dan Jika EURUSD dapat menembus level support psikologis 1.2830 - 1.2800 maka EURUSD dapat terus melanjutkan penurunannya ke Level support di 1.2733, 1.2601, dan 1.2469. Sedangkan dari sisi fundamental, rating mengenai hutang Spanyol oleh Moody akan berpengaruh menentukan perjalanan Euro minggu depan.


AUDUSD

      Aussie sempat mencapai level tertinggi pada harga 1.0473 sebelum kembali mengalami penurunan pada penutupan market di harga 1.0365.

     Trend Sideway bagi AUDUSD masih dapat berlajut, Hal ini dapat dilihat dari sisi fundamental dimana penurunan AUDUSD terlihat sebagai koreksi dan merupakan imbas negatif dari krisis Eropa dan melemahnya China sebagai negara rekan perdagangan Australia. Sedangkan secara Teknikal AUDUSD pun masih berjalan sideway dan masih berpotensi untuk begerak di level harga 1.0300 - 1.0469, Walaupun masih ada kemungkinan bagi AUDUSD untuk membuat level High di areal 1.0516.

XAUUSD

     Logam mulia menjadi salah satu komoditas yang mampu mempertahankan performanya biarpun masih ditutup dengan sedikit penurunan pada minggu lalu.  Gold Spot mencapai harga tertingginya pada harga 1783.05 dan sempat merosot sampai ada harga 1736.80. 

     Posisi kami Bullish bagi XAUUSD.  Terlihat bahwa Emas enggan untuk turun terlalu jauh tetapi juga belum memperoleh tenaga untuk menembus level 1800.00.  Emas terlihat dapat meneruskan pergerakan sideway nya dengan kecenderungan bullish.  Level resistance sekarang ini masih kepada harga tertinggi minggu lalu di 1787.25 sampai dengan level psikologis 1800.00.

GBPUSD

    Pound juga ikut turun seiring dengan melemahnya EURUSD.  GBPUSD sempat mencoba menembus level 1.6273 namun gagal dan pada hari jumat turun deras ke harga 1.6115.

     Trend bagi GBPUSD untuk minggu depan adalah Sideway, Walaupun dari sisi fundamental poundsterling akan terpengaruh oleh kondisi pelemahan Euro sehingga biarpun bergerak di dalam koridor koreksi mingguan, GBPUSD memiliki kecenderungan Bearish yang sangat besar. Namun apabila kita lihat dari sisi teknikal dapat terlihat bahwa gerakan penurunan ini masih termasuk koreksi mingguan. Namun jika GBPUSD dapat menembus level terendah minggu lalu yaitu di 1.6115 dan level 1.6090 berhasil ditembus maka potensi Bearish akan menuju ke harga 1.5958 - 1.5851.

     Untuk minggu depan kemungkinan akan terjadi volatilitas yang besar, hal ini di dukung dengan banyaknya pengumuman data fundamental penting dari semua negara terutama Amerika Serikat dengan data payroll dan tingkat penganggurannya.

HappY TradinG ^_^

Minggu, 23 September 2012

TREND 24092012 - 28092012


     Risk instrument mengalami konsolidasi dan tekanan turun pekan lalu. Eurforia stimulus bank sentral mulai memudar. Para pelaku pasar beralih ke isu pelambatan ekonomi dan krisis hutang Eropa.

     Data indeks PMI manufaktur negara-negara di kawasan Eropa masih menunjukkan penurunan aktivitas dan belum ada tanda-tanda membaik. Pelambatan di kawasan Eropa merambat ke China yang sebagian produksinya dipasarkan ke Eropa. Dua kawasan yang menjadi pasar utama China, Amerika Serikat dan Eropa, masih belum bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi dan berimbas pada pelambatan ekonomi di China. Isu ini kembali melemahkan risk instrument seperti harga komoditi, mata uang yang lebih beresiko dan indeks saham.



     Kelanjutan konsolidasi atau penguatan kembali instrumen beresiko pekan ini akan ditentukan oleh data-data dan agenda ekonomi yang akan dirilis pekan ini. Data iklim bisnis Jerman (yang disurvei oleh Ifo), penjualan rumah baru di AS, klaim tunjangan pengangguran AS, GDP AS. indeks PMI manufaktur China (yang disurvei oleh HSBC) di samping hasil lelang obligasi Jerman dan Italia tenor 10 tahun serta pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi dalam acara “Hari Industri Jerman “ di Berlin (Selasa 25/10).

     Penyelesaian krisis hutang Eropa belum memasuki kata akhir, masih banyak perdebatan terkait solusi yang diinginkan. Terakhir muncul perdebatan terkait kapan waktu berdirinya lembaga pengawasan perbankan Uni Eropa dan siapa yang akan mengawasi. Kemudian ada lagi isu bahwa Spanyol akan segera mengajukan permintaan bailout secara resmi ke Uni Eropa. Perkembangan pembahasan solusi krisis Uni Eropa juga akan menjadi penggerak pasar pekan ini.

EURUSD

    Trend koreksi EURUSD sudah dimulai pada minggu kemarin. Level 1.2800 akan menjadi support penting pekan ini dimana ada garis moving average 200 di dekat sana. Penembusan level ini ke bawah bisa berakibat koreksi lanjutan ke area 1.2730 lalu ke 1.2610. Bila level ini bertahan, Euro bisa kembali ke 1.3050. Sementara resisten terdekat di kisaran 1.3050.

GBPUSD

    Trend Bullish mulai tertahan dengan tercapainya target di level 1.6309 dan tertembusnya level 1.6210 menciptakan support baru di level 1.6158. Untuk mingggu ini GBPUSD akan bergerak sideways dengan Range 1.6160 dan 1.6300. Penembusan support membuka peluang pelemahan ke area 1.6050 sementara penembusan resisten membuka peluang penguatan ke area 1.6450.

USDJPY

    USDJPY seakan tidak bergerak, masih berada di kisaran 78. Pengumuman Bank Sentral Jepang yang menaikan program pembelian aset sebesar 10 triliun yen pekan lalu tidak terlalu banyak melemahkan yen Jepang. Yen kembali menguat terhadap dollar AS dan kini menekan support di 77.80-78.00 menuju area 76.50. Namun penguatan yen di kisaran 77 selalu membuka rumor intervensi dari pemerintah Jepang yang membuat USD/JPY kembali ke area 79-80.

AUDUSD

    AUDUSD terkena efek pelemahan ekonomi China sehingga melemah. Support terbentuk di kisaran 1.0350 dan resisten di 1.0520. Bila support tembus ke bawah, tekanan akan berlanjut ke area 1.0220an sementara bila 1.0350 bertahan, aussie akan kembali menguji area 1.0500.

USDCHF

    USDCHF  akan menunggu market mover-nya pekan ini yaitu pidato Pimpinan Bank Sentral Swiss Thomas Jordan. Support kuat terbentuk di 0.9230 sementara resisten terdekat di 0.9420. Penembusan resisten membuka jalan penguatan ke area 0.96 sementara penembusan support memberi peluang koreksi lanjutan ke 0.9160.

XAUUSD

    Harga emas masih belum sanggup mencapai 1800 dan masih konsolidatif. Tiga top telah terbentuk dengan resisten di 1777-1787 sementara support penting di 1751. Bila support ini bertahan, harga bisa kembali ke 1770 an untuk percobaan ke 1800 sementara bila sebaliknya, harga bisa meluncur ke 1730-1700.

OILUSD 

    Harga minyak mentah masih terlihat dalam tekanan turun dengan support penting di 90.90-90.60. Penembusan area ini membuka peluang pelemahan ke area $87 per barel. Resisten terdekat di 93.90. Penembusan resisten membuka peluang harga kembali ke area 99.

Minggu, 16 September 2012

TREND 17092012 - 21092012


      US Federal Reserve menggebrak pasar keuangan dengan mengeluarkan kebijakan stimulus pelonggaran kuantitatif (QE) yang nilainya disinyalir akan menyamai kebijakan QE sebelumnya. Keputusan The Fed ini membuat dollar AS langsung melemah terhadap mata uang utama dunia dan menguatkan harga komoditi dan saham dengan signifikan.


     The Fed akan membeli obligasi berbasis kredit perumahan (Mortgage backed-securities) sebesar $40 milyar setiap bulannya hingga pasar tenaga kerja AS membaik (yang artinya The Fed tidak membatasi waktu QE) dan untuk bulan yang sedang berjalan, Fed akan membeli senilai $23 milyar. The Fed juga akan tetap menjalankan program operation twist II yang dicanangkan pada Juni 2012 hingga akhir tahun ini. Kebijakan pelonggaran agresif lainnya dari The Fed adalah mempertahankan tingkat suku bunga rendah 0-0,25% hingga pertengahan 2015 dari yang sebelumnya hingga akhir 2014.

     Berita positif bagi sentimen resiko juga datang dari keputusan Mahkamah Konstitusi Jerman yang menyetujui ratifikasi pembentukan lembaga bailout permanen European Stability Mechanism (ESM) oleh parlemen Jerman. Keputusan ini membuka jalan bagi para pengambil kebijakan di zona euro untuk melanjutkan rencana penyelamatan zona euro dari krisis hutang.

    Kedua isu penting di atas sudah terjawab dan kini para pelaku pasar akan kembali lagi memperhatikan data-data ekonomi yang akan menjadi penggerak pasar minggu ini. Masalah Eropa masih belum selesai, jadi data-data ekonomi Eropa akan menjadi fokus. 

EURUSD

     Trend EURUSD masih tetap Bullish dengan kemungkinan koreksi. Dengan target bullish ke area 1.3370 sedangkan level support penting di kisaran 1.3010. Penembusan support memicu koreksi euro kembali ke area 1.2750.

GBPUSD

     Trend GBPUSD untuk minggu depan tetaplah Bullish, dengan target di areal 1.6322 dan level 1.6470 sedangkan areal supportnya ada di areal 1.6210, dengan tertembusnya support ini maka akan memicu koreksi GBPUSD ke areal 1.6065.

USDJPY

     USDJPY mendapatkan support kuat di kisaran 77.00-77.10 dimana ada ekspektasi kuat bahwa pemerintah Jepang akan melakukan intervensi di sekitar level tersebut. Tekanan besar masih turun untuk pasangan ini. Bila kembali menembus support akan membuka jalan ke area 75. Resisten terdekat di 79.80.

USDCHF

     USDCHF mendapatkan momentum pelemahan dari pekan sebelumnya. Namun support kuat sudah menanti di sekitar level 0.9150 dan 0.9040. Resisten terdekat di 0.9350 dan selanjutnya di 0.9430.

AUDUSD

     Trend AUDUSD masih tetap Bullish selama support terdekat di sekitar 1.0370 tidak tertembus maka harga akan bergerak ke areal resisten di 1.0630. Dan dengan tertembusnya resistance tersebut maka AUDUSD akan berpotensi 1.0770.

XAUUSD

     Harga emas masih cenderung Bullish dengan Target harga ada di areal 1775 dan 1800, selama support di areal 1730 tetap bertahan maka trend harga akan mencoba menembus level 1800, namun apabia support 1730 tertemus maka akan memacu koreksi harga ke areal 1690.

OILUSD

     Harga minyak mentah WTI mencoba untuk kembali menguat ke atas level $100 per barel. Bila support 96.50 mampu bertahan, terbuka peluang minyak untuk menguat ke area 103. Sebaliknya penembusan di bawah 96.50 membuka koreksi lebih lanjut ke area $93 lalu ke $90 per barel.

Minggu, 09 September 2012

TREND 10092012 - 14092012


     Pekan ini akan menjadi pekan yang penuh dengan agenda penting yang sangat ditunggu pasar. Setelah pekan lalu instrumen beresiko mengalami reli panjang berkat naiknya ekspektasi dikeluarkannya kebijakan stimulus baru oleh Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), pekan ini akan menjadi pekan penentuan apakah ekspektasi tersebut akan menjadi kenyataan.



     Rabu (12/9) Jerman akan menantikan keputusan Mahkamah Konstitusi-nya mengenai aktivasi lembaga bailout permanen Eropa – ESM (European Stability Mechanism). Lembaga ini sebenarnya sudah direncanakan akan aktif pada bulan Juli lalu untuk menggantikan kerja lembaga sementara EFSF (European Financial Stability Facility), namun setiap negara memerlukan persetujuan parlemen. Di Jerman, meski sudah disetujui parlemen, muncul gugatan untuk membatalkan keputusan tersebut ke Mahkamah Konstitusi Jerman. Dengan kekuatan modal sebesar 700 miliar euro, ESM diharapkan mampu membantu keuangan negara zona euro yang bermasalah.

     Selanjutnya pada Kamis (13/9) para pelaku pasar akan mendengarkan keputusan rapat moneter US Federal Reserve terkait isu kebijakan pelonggaran moneter. Ini yang paling dinantikan para pelaku pasar pada bulan September ini. Bila kebijakan pelonggaran moneter dirilis sebesar yang diharapkan, dollar akan kembali melemah dan instrumen beresiko diuntungkan. Di pihak lain ada yang memproyeksikan bahwa kebijakan QE tidak akan dirilis Fed hingga sesudah pemilu presiden November 2012. 

      Di akhir pekan, para pelaku pasar akan mengalihkan perhatiannya ke pertemuan ECOFIN untuk membahas solusi krisis Eropa selanjutnya. Informasi terakhir terkait perkembangan Yunani, pemerintah Yunani kesulitan mendapatkan persetujuan rencana pemangkasan anggaran 11,5 miliar euro seperti yang disyaratkan oleh Troika (IMF, ECB, Uni Eropa) dari parlemen. Hal ini akan menghambat Yunani untuk mencairkan bantuan tahapan bailout kedua sebesar 31 miliar euro yang dibutuhkan. 

EURUSD

     Trend EURUSD untuk minggu depan adalah Bullish, EURUSD masih diekspektasikan naik sepanjang tidak menembus level support di 1.2650 dengan potensi target ke area 1.29. Alternatif skenario, bila kembali ke bawah 1.2650, potensi konsolidasi kembali di area 1.24-1.25.


GBPUSD

     Trend bagi GBPUSD untuk minggu depan adalah Bullish, hal ini dapat terjadi sepanjang berada di atas level 1.5910 sebagai level support dengan potensi target 1.62. Di bawah level itu, pound berpotensi menekan ke area 15740.

USDCHF

     Trend untuk USDCHF adalah Bearish, hal ini disebabkan USDCHF masih mendapatkan tekanan turun di bawah level 0.9540 dengan potensi target ke area 0.93. Alternatif skenario, di atas level 0.9540 berpeluang menguat ke area 0.97.

USDJPY

     Trend Bearish USDJPY masih berada dalam tekanan sepanjang berada di bawah resisten 79.00 dengan potensi target ke area 77.40. Alternatif skenario, di atas resisten berpeluang membawa yen melemah ke area 79.60.

AUDUSD

     Berlajutnya Trend Bullish terlihat dengan AUDUSD masih bergerak positif sepanjang bertahan di atas support 1.0260 dengan potensi target ke area 1.05. Bila tertekan di bawah 1.0260, aussie berpotensi menguji area paritas 1.0155.

XAUUSD

     Trend untuk XAUUSD adalah Bullish diamana Emas masih berada dalam jalur penguatannya ke 1760 dengan support di kisaran 1710. Di bawah level support ini, emas berpotensi kembali ke level 1680-1650.

OILUSD

     Minyak mentah WTI terlihat bergerak sideway antara 93.90 dan 98.20. Penembusan kedua level tersebut dapat membuka tren baru ke area $91 dan $100 per barel.

Minggu, 02 September 2012

TREND 03092012 - 07092012


     Ekspektasi dirilisnya kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) kembali mengemuka dari pidato Gubernur The Fed Ben Bernanke pada pertemuan di Jackson Hole Jumat malam lalu (31/8). Para pelaku pasar menanggapi positif pidator ini terbukti dari menguatnya instrumen-instrumen beresiko beberapa saat setelah pidato.

     Namun Bernanke sekali lagi tidak mengungkapkan kapan waktunya. Bernanke membiarkan para pelaku pasar bertanya-tanya. Ini akan memunculkan spekulasi baru bahwa Fed kemungkinan tidak akan merilis kebijakan tersebut pada pertemuan Fed September (13/9) ini. Data Non-Farm Payroll AS Jumat ini akan menjadi market mover utama pekan ini dimana jika hasilnya di bawah ekspektasi pasar (121 ribu), ekspektasi QE akan kembali menguat.


     Sementara perkembangan dari Eropa terkait solusi krisi hutang juga dinanti para pelaku pasar. Setelah wacana pembelian obligasi oleh Bank Sentral Eropa (ECB) di pasar sekunder yang masih dalam taraf pembicaraan, kini muncul lagi wacana mengenai pemberian monopoli pengawasan perbankan di seluruh zona euro kepada ECB. Dengan monopoli pengawasan ini maka hanya ECB yang berhak memberikan dan menarik ijin perbankan di seluruh zona euro sementara bank sentral lokal hanya diberi kekuasaan untuk menentukan kapan bank akan ditutup.

     Banyak wacana yang muncul di zona euro tapi belum sampai pada tahap kesepakatan. Jerman masih akan menunggu keputusan Mahkamah Konstitusinya untuk menyetujui pembentukan ESM (lembaga bailout permanen Eropa) dan pakta penyatuan fiskal pada tanggal 12 September nanti. Persetujuan MK Jerman tentunya akan memberikan sentimen positif ke pasar. 

     Bank Sentral Eropa akan mengumumkan kebijakan moneternya pada Hari Kamis (6/9). Namun kemungkinan tidak ada kejutan yang memberikan sentimen positif ke pasar dari pertemuan kali ini.

     Pelambatan ekonomi dunia masih menjadi isu pekan ini dengan dirilisnya data indeks manufaktur dan jasa dari beberapa negara seperti China, Eropa, Inggris dan AS. Hasil data indeks manufaktur China telah dirilis dan mengalami (di bawah angka 50) untuk pertama kali sejak rilis Desember 2011.  

EURUSD

     Trend EURUSD untuk minggu depan adalah Bullish , hal ini dapat terjadi selama EURUSD masih dalam jalur penguatannya sepanjang berada di atas 1.2530 dengan potensi target ke area 1.27. Di bawah 1.2530, euro berpotensi kembali tertekan ke area 1.2430.

GBPUSD

     Tren GBPUSD untuk pekan kedepan adalah Bullish, hal ini terjadi selama GBPUSD masih berada dalam jalur penguatannya sepanjang berada di atas 1.5800 dengan potensi target ke area 1.6130. Pergerakan di bawah 1.5800, membuka potensi pelemahan kembali ke area  1.5630. 

AUDUSD

     Trend AUDUSD dalam minggu ini adalah Bearish dengan adanya kemungkinan koreksi, hal ini di sebabkan potensi pelambatan ekonomi Australia akibat melemahnya aktivitas ekonomi China dan penguatan mata uang Aussie. Rapat kebijakan Bank Sentral Australia (RBA) besok akan menjadi salah satu penggerak aussie pekan ini di samping data tenaga kerja yang akan dirilis hari Kamis (6/9). Bila ada indikasi pelonggaran moneter dari RBA, bukan tidak mungkin aussie akan melemah kembali ke level parity (1.0157). Sementara resistance berada di level 1.0430.

USDJPY

     Trend USDJPY adalah sideway dan berpotensi untuk turun ke kisaran 77 pekan ini dengan resisten di 78.80. Di atas resisten ini, USDJPY berpeluang kembali ke area 80. 

USDCHF

     Trend USDCHF adalah Bearish hal ini mengingat USDCHF berpotensi tertekan di bawah 0.9650 dengan target ke kisaran 0.9420. Di atas 0.9650, USDCHF berpeluang menguat kembali ke area 0.9800.

XAUUSD

     Trend XAUUSD adalah sideway, Dengan harga emas yang berhasil bertahan di atas 1650 pekan lalu dan membuka potensi kenaikan lanjutan mendekati area 1700. Penembusan di bawah 1650, bisa membuka potensi emas melorot kembali ke area 1600.

OILUSD

     Harga minyak mentah WTI ditutup menguat tipis pekan lalu dan berpeluang kembali menguat ke area 98 sepanjang level support di 94.00 mampu bertahan. Isu pelambatan ekonomi dan stimulus berperan penting dalam pergerakan minyak mentah pekan ini.

Minggu, 26 Agustus 2012

TREND 27082012 - 31082012


     Notulen rapat kebijakan Federal Reserve Bank Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal FOMC minutes membuka tabir bahwa dalam rapat tersebut para anggota membicarakan dengan intensif kemungkinan dikeluarkannya kebijakan pelonggaran kuantitatif. Ekspektasi ini langsung membuat dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia dan komoditi serta mengangkat bursa saham.


     Jadi rencana kebijakan pelonggaran kuantitatif bukan lagi persoalan apakah akan diadakan atau tidak, tapi sekarang sudah menjadi: kapan akan dikeluarkan. Dalam rapat tersebut didiskusikan segala tools yang bisa digunakan untuk melakukan pelonggaran moneter. Penegasan pelonggaran moneter juga tertulis dalam surat jawaban atas pertanyaan anggota parlemen dari Partai Republik, Darrel Issa, Gubernur Bank Sentral Ben Bernanke mengemukakan bahwa ada ruang untuk mengambil langkah lanjutan oleh Federal Reserve untuk melonggarkan kondisi keuangan dan memperkuat pemulihan ekonomi.

     Di sisi lain, optimisme yang berkembang seputar solusi krisis hutang Eropa kembali memudar karena masih adanya pertentangan masalah pembelian obligasi dan belum adanya kepastian mengenai terbentuknya lembaga bailout permanen Eropa, European Stability Mechanism (ESM).

     Pekan ini, pasar menantikan pidato Ben Bernanke pada pertemuan di Jackson Hole Symposium Jumat pekan ini (31/8). Bila Ben Bernanke mengindikasikan perlunya kebijakan pelonggaran moneter, dollar tentu akan kembali mendapatkan tekanan. Data penting lainnya seperti data survei iklim bisnis Jerman oleh Ifo dan GDP Q2 AS berpotensi menjadi market mover pekan ini.

EURUSD

     Trend EURUSD pada minggu ini adalah sideway, hal ini dapat dilihat dari pergerakan EURUSD pada penutupan pasar jum'at kemarin yang mulai melemah dan mulai melakukan koreksi. Potensi koreksi ke area support di 1.2440 sangatlah besar, bila area ini tertembus maka akan membuka koreksi lanjutan ke area 1.2300. Sementara resisten terdekat di 1.2590. Penembusan resisten bisa membawa euro ke area 1.2690.

GBPUSD

     GBPUSD mulai melakukan konsolidasi setelah reli hingga 1.5912. Level support di kisaran 1.5770. Penembusan support bisa membawa sterling ke area 1.5630. Sementara penembusan resisten di 1.5912 bisa membawa pounds ke area 1.6070.

USDJPY

     USDJPY kembali mencoba menguji level support kuat di 77.80. Penembusan support berpotensi membawa pasangan mata uang ini ke level 76.50. Sementara penembusan level resisten 79.00 membuka jalan USD/JPY kembali ke area 80.00

AUDUSD

   AUDUSD terus melemah terkait ekspektasi bank sentral akan mengeluarkan kebijakan untuk mendepresisasi penguatan aussie yang dipandang sudah mengganggu pertumbuhan ekonomi. Pelemahan ini berpotensi membawa aussie terkoreksi hingga 1.0120-80. Bullish trend dapat kembali jika aussie menembus kembali resisten di 1.0450.

USDCHF

     USDCHF dapat kembali menguat jika berhasil melewati resisten di 0.9660 dengan potensi target ke area 0.9800. Pelemahan lanjutan terjadi hanya jika swissie berhasil menembus kembali level support di 0.9530. Dengan potensi target ke area 0.9400. 

XAUUSD

    Harga emas mencoba berkonsolidasi di antara level 1662-1674 setelah berhasil menembus batas atas pola Triangle. Bila mampu bertahan, emas bisa menguat lebih lanjut mendekati area 1700. Sebaliknya, bila berhasil menembus 1662, koreksi pertama akan ke area 1652, kemudian selanjutnya ke 1640.

OILUSD

    Harga minyak mentah masih bertahan di level 97.00. Penguatan lanjut akan terjadi jika berhasil menembus level 98.30 dengan potensi target ke area $100 per barel. Namun koreksi bisa saja terjadi ke area 91.70 jika berhasil menembus level support di 94.70.

Senin, 20 Agustus 2012

Trend 20082012 - 24082012


     Fokus pasar minggu lalu masih kepada perkembangan situasi di kawasan Eropa terkait ide bank sentral Eropa (ECB) untuk mengintervensi pasar obligasi dan memberikan bantuan tambahan untuk Yunani serta wacana stimulus oleh beberapa bank sentral dunia lainnya. 

     Dalam sepekan di depan pasar masih menantikan perkembangan kelanjutan rencana ECB untuk membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder. Bank sentral Jerman (Bundesbank) masih belum memberikan persetujuannya padahal jajaran pemerintah Jerman seperti Kanselir dan menteri keuangannya sudah menyatakan dukungannya. Bundesbank beranggapan bahwa pembelian obligasi oleh ECB akan mengganggu stabilitas dan melanggar konstitusi Eropa. Masalah fiskal harusnya merupakan tanggung jawab pemerintah dan parlemen.


    Sementara itu, Yunani masih menjalani proses evaluasi oleh Troika (ECB, Uni Eropa dan IMF) agar dana bailout tahap kedua-nya dapat dikeluarkan. Proses evaluasi ini masih akan berlangsung hingga awal bulan depan.

    Dari Amerika Serikat, Pasar masih berekspektasi terhadap pelonggaran kuantitatif (QE) dari Bank Sentral Amerika Serikat. Namun bila data-data ekonomi AS yang akan keluar pekan ini kembali lebih bagus dari prediksi, ekspektasi terhadap QE3 akan berkurang dan dollar akan kembali menguat. 

EURUSD

   Trend EURUSD untuk minggu ini adalah konsolidasi, hal ini ditunjukkan dengan pergerakan EURUSD minggu kemarin EURUSD kembali mengalami trend sideway di areal 1.2555 sampai 1.2380. EURUSD akan kembali mendapatkan resistensi di kisaran 1.2380. Di bawah level tersebut euro cenderung melemah terhadap dollar AS. Penembusan di atas 1.2380 akan mendorong EURUSD menuju 1.2444 dan apabila dapat menembus level 1.2444 akan melanjutkan trend bullish EURUSD ke level 1.2602. Dan apabila menembus dibawah 1.2555 akan melanjutjan koreksi ke level 1.2170.

GBPUSD

    Trend GBPUSD untuk minggu depan adalah Bullish konsolidasi, hal ini terlihat dari pergerakan GBPUSD minggu lalu yang bergerak dalam Bullish channel dengan Resistance di level 1.5768, apabila harga dapat menembus level tersebut maka trend Bullish akan berlanjut ke level 1.5886. Sedangkan apabila level tersebut tidak dapat tertembus maka harga akan turun ke level 1.5608

AUDUSD

     AUDUSD mengalami koreksi tajam pekan lalu akibat rumor bahwa bank sentral Australia mungkin akan memangkas suku bunga untuk menurunkan nilai mata uangnya. Mata uang yang terlalu menguat akan mengganggu kinerja ekspor Australia. Namun koreksi aussie ini akan menemui tahanan di sekitar 1.0400. Penembusan area 1.0400 akan membuka potensi ke area 1.0344an.

USDJPY

    USDJPY sepanjang pekan lalu menguat karena mendapatkan dorongan dari naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun. Penembusan level 80 akan membuka penguatan lanjutan ke area 83.00. Di bawah itu, USD/JPY berpotensi terkoreksi kembali ke area 78. 

USDCHF

    USDCHF membentuk pola lower highs yang menunjukkan tekanan turun. Level support kuat di sekitar 0.9650-0.9690. Penembusan area ini berpeluang terjadi koreksi lanjutan ke area 0.94. Sementara resisten di 0.9800.

XAUUSD

    Harga XAUUSD masih terjebak di area segitiga dengan tahanan atas di 1625 dan tahanan bawah di 1589. Bila tahanan 1625 ini tembus, penguatan lanjutan berpotensi terjadi ke area 1640 atau bahkan ke 1670. Sementara pola sideway akan terus berlangsung jika 1625 ini tidak tembus.

OILUSD

    Harga minyak mentah WTI masih dipengaruhi oleh situasi yang berkembang di timur tengah saat ini. Ketakutan terhambatnya suplai dari wilayah tersebut membuat harga minyak mentah  terkatrol naik. Pergerakan minyak mentah ini hampir mendekati level retracement Fibonacci 62,8% di 97.80 yang berpotensi menjadi resistaance kuat. Bila hal ini terjadi, minyak mungkin dapat terkoreksi kembali ke area $92  per barel.

Senin, 13 Agustus 2012

TREND 13082012 - 17082012


         Pekan lalu beberapa instrumen yang beresiko lebih tinggi seperti indeks saham, komoditi dan beberapa mata uang utama dunia mengalami penguatan. Seiring dengan kembalinya isu stimulus moneter yang kembali merebak yang membangkitkan minat untuk membeli aset - aset dengan tingkat likuiditas Tinggi.


         Dilain pihak pejabat Bank Sentral Amerika Serikat (FED), Erick Rosengren, melontarkan gagasan diperlukan stimulasi besar-besaran untuk meningkatkan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan di AS. Sedangkan Gubernur Federal Reserve, Ben Bernanke, menyampaikan AS masih didera kondisi ekonomi dan keuangan yang sulit. Pernyataan-pernyataan ini kembali memberikan ekspektasi dikeluarkannya pelonggaran kuantitatif ke-3 (QE3) untuk meningkatkan perekonomian AS.

         Sementara salah satu pejabat Bank Sentral Eropa (ECB), Christian Noyer, menyatakan kemungkinan ECB akan mengintervensi pasar obligasi pemerintah untuk menurunkan biaya bunga. ECB mungkin akan menggelontorkan operasi dalam skala yang cukup besar untuk memberikan dampak bagi pasar keuangan. Pemimpin-pemimpin Uni Eropa dan Bank Sentral Eropa masih berdiskusi mengenai kemungkinan ECB mengintervensi pasar obligasi hingga saat ini. Terjadi beberapa penolakan terhadap ide Presiden ECB, Mario Draghi, yang akan menggunakan sumber daya ECB untuk membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder. Namun masalah ini telah menimbulkan ekspektasi bahwa ECB kemungkinan akan menggelontorkan operasi stimulus untuk membantu Eropa mengatasi krisis hutang yang mereka alami saat ini.

         Selain itu data surplus neraca perdagangan China yang merosot sekitar 20,8% menjadi 25,1 miliar USD meyakinkan para pelaku pasar bahwa China akan segera bertindak dengan menggelontorkan stimulus untuk memulihkan kembali perekonomiannya.

         Sementara Bank Sentral Jepang, Australia dan Kanada cukup optimis dengan perekonomiannya saat ini. Bahkan untuk Bank Sentral Australia dan Kanada, ada kemungkinan kedua bank ini malah akan melakukan kebijakan pengetatan moneter. Sedangkan Bank Sentral Inggris mengkhawatirkan pelambatan pertumbuhan ekonomi Inggris akibat krisis Eropa namun menilai bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut akan berdampak kontra produktif.

         Pekan ini, pelaku pasar masih menantikan perkembangan dari Uni Eropa terkait peranan ECB dan dukungan dari para pemimpin Eropa untuk memulihkan krisis hutang Eropa. Di samping data-data ekonomi yang perlu diperhatikan yang akan menjadi market mover seperti data survei sentimen ekonomi Jerman oleh ZEW, data indeks harga konsumen dan tenaga kerja Inggris, data GDP Eropa, data penjualan ritel dan klaim tunjangan pengangguran AS. Data-data ini dapat mengubah sentimen market pada akhir pekan depan.

EURUSD

         Trend EURUSD masih berada dalam tren sideway, hal ini dapat terlihat dari pergerakan EURUSD minggu lalu yang masih berada dalam tekanan bearish meski kini telah menjauh dari level rendah di 1.2040. EURUSD akan bergerak di level 1.2255 sampai dengan Level 1.2444, Namun apabila mampu menembus 1.2440, Level 1.2640 menjadi target berikutnya.

GBPUSD

         Trend GBPUSD masih akan bergerak Sideways, melanjutkan pergerakan GBPUSD masih bergerak sideways sedikit bullish. Dan akan bergerak dalam rentang 1.5460-5780. Penguatan di atas 1.5789 membuka potensi menuju level 1.6000.


USDJPY

         Trend USDJPY masih dominan Sideway, hal ini di dukung dengan pergerakan USDJPY minggu lalu yang USDJPY masih terus tertekan di bawah 78.80, pelemahan lanjutan bisa terjadi ke area 77.11 jika support 77.90 tidak mampu bertahan. Namun apabila mampu menembus level 78.80 akan membuat trend USDJPY kembali bullish dengan level target di 79.60

USDCHF

          Trend USDCHF untuk minggu depan adalah Bullish, dimana USDCHF masih menunjukkan pola naik dengan Level 0.9410 menjadi support penting, di bawah level ini, trend berbalik menjadi bearish. Potensi target ke area parity.

AUDUSD

         AUDUSD masih menunjukan trend Sideway dengan tekanan koreksi dari trend Bullish yang terjadi sjak 3 minggu yang lalu dengan support di level 1.0490. Apabila level 1.0490 ini dapat tertembus maka AUDUSD akan mengalami penurunan sampai level 1.0445 dan Level 1.0394.

XAUUSD

         Harga Gold, meski terlihat naik minggu terakhir ini, namun masih berada dalam area konsolidasi. Tekanan naik mungkin terbatas hingga 1640-1650 pekan ini dan XAUUSD bisa terkoreksi kembali ke area 1600an.

OILUSD

        Harga minyak mentah terdorong naik belakangan ini terkait konflik di Timur Tengah dan embargo Iran. Tekanan naik bisa berlanjut ke $98.20 per barel jika level resisten di $95.40 dapat ditembus. Support di 86.80.

Minggu, 05 Agustus 2012

TREND 06082012 - 10082012


       Data Non-farm payrolls AS yang dirilis Jumat lalu ternyata melebihi ekspektasi para analis, 163 ribu vs 100 ribu dan ini mendorong kembali sentimen positive terhadap USD, namun tampaknya hal ini telah di antisipasi oleh pasar sehingga saat keluarnya berita NFP tidak menimbulkan penguatan USD yan signifikan. Harga emas kembali bertengger di atas $1600 per troy ons dan harga minyak mentah WTI kembali ke atas $90 per barel.

      Sentimen positive terhadap mata uang Eropa akan terjadi minggu depan hal ini didukung oleh kebijakan bank sentral Eropa (ECB) untuk memberikan tambahan pinjaman darurat bagi Yunani melalui bank sentral Yunani sehingga Yunani dapat bernafas sejak sembari menunggu dikeluarkannya tahapan bailout pada awal September.


     Rapat beberapa bank sentral AS dan Eropa tidak memberikan hasil yang sesuai dengan ekspektasi pasar. The Fed tidak mengeluarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif lanjutan dan ECB tidak mengeluarkan kebijakan baru untuk membantu memulihkan krisis hutang Eropa.

     Memasuki pekan ini, perdebatan mengenai peran ECB dalam memulihkan Uni Eropa dari krisis masih berlangsung. Yang masih diperdebatkan adalah pembelian obligasi pemerintah di pasar sekunder oleh ECB. Jerman menjadi penentang utama usulan kebijakan ini. Solusi dan implementasi kongkrit untuk penyelesaian krisis hutang dari Uni Eropa belum juga dapat di pecahkan, memberikan sentimen negatif ke pasar. Tingkat imbal hasil atau yield obligasi Spanyol tenor 10 tahun yang kembali ke atas level 7% pun menyediakan sentimen negatif.

EURUSD

     Trend EURUSD untuk minggu depana akan bergerak sideway, hal ini terlihat dari EURUSD yang berhasil naik ke 1.2442 berkat data NFP, namun belum terlihat indikasi penguatan lanjutan.Koreksi mungkin terjadi ke area 1.2330 dan bisa berlanjut ke 1.2230. Resisten di 1.2440.

GBPUSD

     Trend GBPUSD minggu depan akan bergeran Netral dengan adanya Trend Koreksi atas penurunan GBPUSD minggu lalu, selain itu GBPUSD berpotensi mengalami koreksi kembali ke area 1.5550 lalu ke 1.5690. Penguatan ke area 1.5780 bila resisten 1.5705 dapat kembali ditembus.

AUDUSD

     Trend AUDUSD masih bergerak Sideway, hal ini dapat terlihat dari AUDUSD yang masih mencoba garis atas channel yang menandakan kuatnya aussie terhadap dollar AS.Pelaku pasar harus waspada dengan hasil keputusan moneter bank sentral Australia Selasa pagi. Penembusan di atas 1.0580 membuka potensi menguat ke 1.0630. Namun apabila support di areal 1.0530 dapat tertembus maka akan mengejar level 1.0490.

USDCHF

     USDCHF masih mengalami trend bearish hal ini dapat terlihat dari USD/CHF mengalami tekanan turun. Tapi bila trendline yang terbentuk dari titik 0.9423 dan 0.9462 mampu menahan penurunan, USD/CHF dapat kembali menguat ke area 0.9880an. 

USDJPY

     Trend USDJPY masih Netral, hal ini dapat terlihat dari pergerakan USD/JPY yang masih berkonsolidasi di sekitar area 78an. Bila pada rapat kebijakan bank sentral Jepang pada Kamis ini menghasilkan kebijakan moneter yang lebih longgar, USDJPY dapat menguat kembali ke area 80.00, namun bila sebaliknya yang terjadi, USD/JPY akan bergerak menuju area 77.

XAUUSD

     Trend Gold masih Netral, hal ini disebabkan harga emas kembali bertengger di area 1600 an. Level 1600 merupakan support terdekatnya. Bila bertahan, emas bisa bergerak ke atas 1610. Pergerakan konsolidatif masih membayangi harga emas dengan kisaran pergerakan $1570-1625 per troy ons minggu ini.

OILUSD

     Trend OILUSD masih Netral, Harga minyak mentah WTI kembali bergerak di atas $90 per barel. Namun penguatan belum terlihat stabil dan minyak mentah dapat kembali terkoreksi ke area 86-an. Support terdekat di $86.85 per barel, sementara resisten di 91.70.

Minggu, 29 Juli 2012

TrenD 30072012 - 03082012


     Pekan lalu, dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia yang menandakan kepercayaan pelaku pasar terhadap resiko pelemahan USD mulai meninggi. Aksi ini tidak terlepas dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh para pejabat bank sentral dan pemerintahan Eropa yang akan melakukan segala tindakan untuk menjamin keberadaan EURO.

     Pekan ini banyak data dan event penting yang ditunggu oleh pelaku pasar yang akan memberikan arah bagi pergerakan instrumen pasar keuangan selanjutnya. Pengumuman kebijakan moneter dari The FED (Bank Central Amerika Serikat) pada Kamis dini hari akan menjawab ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran kuantitatif 3 (QE3). Namun sebagian analis berpendapat bahwa QE3 tidak akan dirilis pada rapat FOMC kali ini dan mungkin paling cepat setelah September tahun ini. Bila ekspektasi QE3 kandas, dollar AS akan kembali menguat.



     Namun pada Kamis malam sudah menanti pengumuman kebijakan dari BOE (Bank Central Inggris) dan ECB (Bank Central Eropa). Data-data ekonomi Ingggris yang memburuk tentunya akan menggugah bank sentral untuk melonggarkan kebijakannya. Namun perkiraan dari sebagian analis, tidak akan ada perubahan kebijakan pada pertemuan kali ini. Sementara ECB diharapkan akan berbuat lebih untuk membantu kondisi zona Euro. Para analis memprediksi tidak akan ada penurunan suku bunga namun mengharapkan ECB akan menggelontorkan kebijakan pinjaman lunak dan pembelian obligasi pemerintah di pasar sekunder.

     Non-farm Payroll (NFP), Unemployment (Data Tenaga Kerja) AS yang juga ditunggu pasar, akan dirilis Jumat ini dengan ekspekatasi penambahan jumlah pekerjaan bulan lalu sebesar 100 ribu dibandingkan bulan sebelumnya 80 ribu. Data NFP ini selalu menjadi pusat perhatian pelaku pasar karena digunakan oleh bank sentral AS sebagai bahan pertimbangan kebijakan moneternya ke depan. Di samping NFP, data indeks manufaktur dan jasa serta penjualan ritel dari beberapa negara juga akan dirilis pekan ini. Data-data ini akan memberikan gambaran lanjutan mengenai keadaan ekonomi terkini. Senin ini, data GDP Spanyol dan lelang obligasi 10 tahun Italia akan menjadi sorotan.

EURUSD

     Trend EURUSD untuk minggu ini masih Netral, EURUSD menguat beberapa hari belakangan, namun diperlukan penembusan area resisten 1.2410 untuk penguatan lanjutan. Resisten berikutnya di kisaran 1.2690. Sementara penurunan di bawah 1.2210 kembali mendorong euro ke arah 1.2170 lalu ke 1.2040.

GBPUSD

     TREND GBPUSD untuk minggu depan adalah Netral, hal ini dapat dilihat dari pola GBPUSD terbentuk pola konsolidasi dengan 1.5770 sebagai resisten kuat. Penguatan bisa berlanjut ke 1.6000 jika level itu tembus. Support terdekat di 1.5660. Penurunan di bawah ini bisa melemahkan sterling hingga area 1.5435.

AUDUSD

     Trend AUDUSD untuk minggu depan asih Netral, hal ini dapat dilihat dari teknikal AUDUSD yang membentuk uptrend channel dan kini berada di bagian atas dari channel tersebut yang memberikan resisten (1.0490) bagi penguatan aussie selanjutnya. Penembusan resisten ini memberikan peluang penguatan ke 1.0630an. Sedangkan Support kuat berada di level 1.0380. Penurunan di bawah ini akan membuka peluang ke area 1.0290.

USDJPY

     USDJPY untuk minggu depan masih akan membentuk konsolidasi Trend, USDJPY membentuk support di sekitar 77.60 yang menahan penurunan hingga area 75.90. Namun penguatan pair ini akan terkonfirmasi bila dapat menembus level 76.80.

USDCHF

     Trend USDCHF Bullish Konfirmation, USD/CHF kemungkinan bisa menguat mendekati resisten penting di 1.0060. Namun koreksi di bawah 0.9640 bisa membawa pasangan ini kembali ke area 0.9400.

XAUUSD

     Trend XAUUSD untuk minggu depan Bullish Confirmation, Harga emas telah menembus garis atas pola Triangle. Penguatan ke 1640 akan berlanjut bila level 1630 dapat ditembus. Support di 1610. Di bawah itu, koreksi mungkin bisa terjadi ke area 1598-1600.

OILUSD

     OILUSD minggu depan akan berada pada Bullish Consolidation. Harga minyak mentah WTI mencoba kembali bergerak naik, namun level 93.20 menyediakan tahanan yang cukup kuat. Di bawah level ini, harga bisa terkoreksi kembali ke level $87 bahkan ke $84 perbarel.

HapPy TraDdinG ^_^

Minggu, 22 Juli 2012

TREND 23072012 - 27072012


      Kekhawatiran mengenai krisis hutang Eropa kembali merebak di akhir pekan. Spanyol kini yang menjadi pusat perhatian. Setelah perbankannya meminta bailout, negara bagiannya kini juga meminta bailout. Tingkat imbal hasil obligasi Spanyol untuk tenor 10 tahun pun meroket ke atas level 7%. Ini salah satu indikasi kekhawatiran pasar. Indeks sahamnya pun (IBEX) terjungkal lebih dari 5% terkait masalah ini.

    Pekan lalu data ekonomi penting menunjukkan bahwa perekonomian beberapa negara besar sedang dalam penurunan. Data penjualan ritel AS menunjukkan pelambatan, demikian pula data sentimen ekonomi Jerman dan zona euro. Buruknya data ini memunculkan kembali reaksi alih resiko atau risk aversion.



    Sementara indikasi pelonggaran kuantitatif 3 (QE 3) tidak terlihat dari testimoni Gubernur Fed Ben Bernanke di depan parlemen AS yang membuat pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia tidak berlangsung lama.

     Isu negatif dari Eropa akhir pekan lalu tampaknya akan menjadi faktor penggerak pasar di awal minggu ini. Pelemahan kemungkinan akan terjadi terhadap aset-aset beresiko seperti indeks saham, komoditi dan mata uang ber-yield tinggi. Namun data-data ekonomi penting di pekan ini juga akan hadir sebagai market mover seperti data indeks manufaktur China dari HSBC, data iklim bisnis Jerman dari Ifo, data GDP Inggris dan AS, dan data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS. Para pelaku pasar akan mengkonfirmasi isu pelambatan ekonomi melalui data-data tersebut di atas. Konfirmasi ini akan memperbesar pelemahan di pasar keuangan.

EURUSD

      Trend untuk EURUSD untuk seminggu kedepan adalah Bearish. EURUSD langsung dibuka turun di awal pekan dan membuka peluang bergerak di bawah 1.2000 pekan ini. Tekanan turun akan terjadi selama euro berada di bawah 1.2180. Potensi target penurunan di 1.2000.

GBPUSD

     Trend GBPUSD untuk minggu depan adalah Bearish. GBPUSD searah dengan euro juga mendapat tekanan turun di awal pekan. Potensi penurunan di bawah level 1.5660 dengan potensi target penurunan ke area 1.5460. Bila bergerak kembali ke atas 1.5660, tekanan bullish akan kembali menuju area 1.5730

AUDUSD

      Trend AUDUSD adalah Bearish. AUDUSD berpeluang melemah ke area 1.0200 – 1.0150 setelah tidak mampu bertahan di area 1.0440. Peluang rebound mungkin akan terjadi setelah mencapai area-area tersebut. Sementara

USDJPY

      Trend USDJPY adalah Bearish. USDJPY berpeluang melanjutkan penurunan ke area 76.50 atau bahkan di bawah itu. Rebound mungkin terjadi di sekitar area 76an dan di atas 79.20, pasar berpotensi kembali ke area 80-81.

USDCHF

     Trend USDCHF adalah Bullish. USDCHF berpotensi naik di atas 0.9420 dengan potensi target kenaikan ke area 1.0060. Di bawah 0.9420, tekanan korektif mungkin terjadi menuju area 0.9000.

XAUUSD

      Trend XAUUSD adalah Sideways, Harga emas masih melakukan pergerakan konsolidatif namun dengan kecenderungan pelemahan.Area-area support masih menjadi area potensial untuk melakukan pembelian seperti di area 1567, 1558, 1540-1530. Di bawah 1530, potensi bearish berpotensi berlanjut ke 1480an.

OILUSD

        Trend OILUSD adalah Sideways, Harga minyak mentah WTI sempat terangkat pekan lalu ke area $93 an akibat ketegangan di Timur Tengah terkait ancaman dari Iran dan perang saudara di Suriah serta dollar AS yang sempat melemah. Terkait isu krisis hutang di Eropa, minyak mentah berpotensi kembali ke area 85 per barel. Area $92 per barel menjadi area resisten.

Rabu, 01 Februari 2012

Manajemen Transaksi ~Part 3~


3.      Aplikasi Manajemen Resiko

Likuidasi Posisi, merupakan penentuan kapan harus keluar posisi disaat rugi atau untung memiliki manajemen sendiri. Stop order adalah tindakan atau perintah menutup posisi terbuka yang dipergunakan untuk merealisasikan target keuntungan atau membatasi jumlah kerugian seorang trader atau investor dalam setiap kali pengambilan keputusan trading
Keluar posisi dalam trading secara umum terbagi dalam dua katagori, yaitu :


a.  Stop loss order

Stop loss order, yakni menutup posisi (close position) beli dibawah harga masuk (open position) atau  menutup posisi jual diatas harga masuk yang dipergunakan untuk membatasi jumlah kerugian trading.
Stop Loss dapat di kategorikan menjadi dua, yaitu :

~         Equity dan Margin Stop

Equity stop merupakan stop yang termudah, seorang trader atau investor dapat menentukan stop level berdasarkan presentase atau jumlah tertentu dari ekuitinya setiap kali melakukan transaksi.
Misalnya, seorang trader konservatif menetapkan 2% resiko dari total equitynya dalam setiap kali transaksi. Jika equitynya berjumlah $10,000, maka stop setiap transaksi adalah $200 atau 20 poin jika menggunakan 1 lot transaksi Euro. Persentase tersebut dapat disesuaikan dengan karakter sendiri, namun ummumnya profesional menyarankan tidak melebihi 5% dari equity. Sehingga bahkan dalam 10 kali kesalahan trading sekalipun, equity masih bertahan 50%.

Margin Stop, menentukan persentase stop berdasarkan margin. Seorang trader dapat menggunakan 1 lot transaksi dan menentukan stop berdasarkan kemampuan modal margin 1 lot, misal $1,000 setiap 1 lot transaksi. Metode ini membutuhkan trader untuk memecah accountnya $10,000 menjadi 10 bagian transaksi.
Kedua model stop seperti ini, menyandarkan resiko pada faktor internal penggunanya bukan dari eksternal, seperti misalnya penyesuaian terhadap karakter dan fluktuasi pasar.

~         Technical Stop,

Cara menutup posisi yang dihitung / dianalisis berdasarkan  kondisi pasar. Penentuan stop jenis ini adalah yang paling direkomendasikan oleh trader profesional. Technical stop dapat ditentukan berdasarkan kondisi indikator atau oscillator tertentu, atau dapat dilakukan hanya melalui pengamatan pada grafik.
Cross moving average ke arah berlawanan atau Oscillator yang telah mencapai area ekstrim merupakan contoh penggunaan indikator teknikal dalam penentuan stoploss.


Aplikasi Stop posisi dengan Menggunakan Indicator dan Oscillator

Demikian juga dengan hanya menggunakan grafik. Seorang trader dapat menentukan titik stoploss berdasarkan area tertinggi atau terendah baru (recent high or low). Dapat juga menentukannya berdasarkan batang/ bar grafik yang mengalami klimaks, berdasarkan level support dan resisteance atau berdasarkan garis trend yang terlewati.


Aplikasi Stop posisi dengan Menggunakan Grafic Pattern

b.  Take Profit

Take Profit atau target, yakni menutup posisi (close position) beli di atas harga masuk (open position) atau  menutup posisi jual di bawah harga masuk yang dipergunakan untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan target trading yang telah ditentukan
Biasanya penentuan take profit atau target ini berdasarkan . Indicator / oscillator, dan berdasarkan pergerakan. Namun ada konsep yang mengatakan bahwa batasi kerugian dan biarkan keuntungan anda bertambah.

c.  Trailing Stop

Trailing Stop adalah Stop yang terus berubah sesuai dengan kondisi pasar, digunakan untuk mengunci keuntungan
Stop loss tidak harus statis, dapat juga berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar. Setelah menentukan level stop awal (initial stop), seorang trader dapat menyesuaikannya kembali. Stop ini sering disebut dengan trailing stop, yakni perubahan level stop yang digunakan dengan tujuan untuk mengunci keuntungan dan menjaganya agar tidak berubah menjadi  kerugian. Limit your losses and let your profit runs, ungkapan yang sering disarankan oleh para profesional.
Trailing stop dilakukan dengan banyak cara, diantaranya dengan menggunakan kelipatan poin (pips) setelah harga bergerak sesuai dengan harapan. Misalnya seorang trader membeli Euro di level 1.4050 dan menentukan stop di harga 1.3950, trailing 50 poin.
Setelah harga bergerak ke level 1.4100, stop berubah menjadi 1.4000, dan ketika harga mencapai level 1.4150, stop diubah menjadi 1.4050, demikian seterusnya hingga terjadi koreksi lebih dari 50 poin, stop akan tersentuh dengan posisi ekuiti yang positif.

HappY TradinG ^_^

Senin, 30 Januari 2012

Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teori Dow Pada Pasar Valas

            Di bedah e-book kali ini kita akan mencoba menbedah isi dari e-book “Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teory Dow Pada Pasar Valas oleh HIFNI ZAINI (Wong Kito)

Dow Theory  atau  Teori  Dow merupakan  teori  dasar  dari  analisa  teknikal  yang pertama kali  dipublikasikan oleh Charles H. Dow (1851-1902) di  255 Wall  Street Journal, Dow merupakan seorang wartawan sekaligus editor dari Wall Street Jornal serta pendiri  Dow Jones and Company.  Penelitian pertama Dow dilakukan dengan membagi  saham-saham di  Wall Street menjadi  2 kelompok, yaitu Industrial Index dan Trasportation Index.  Dia mengatakan bahwa perkembangan industri  pabrikasi otomatis akan diikuti  pula oleh perkembangan industri  transportasi, karena pabrik membutuhkan  transportasi  untuk  mendistribusikan  barang-barang  hasil produksinya.
Dasar Teori Dow
1.   Pasar memiliki tiga gerakan
2.   Tren memiliki tiga tahap
3.   Pasar saham telah menyerap (discounted) semua berita
4.   Rata-rata pasar saham harus mengkonfirmasi satu sama lain
5.   Tren harus dikonfirmasi oleh volume
6.   Tren diasumsikan berlaku sampai memberikan sinyal yang pasti
Poin-poin  diatas  digunakan  sebagai  dasar  dalam ilmu  Teknikal  analisis.  Aturan – aturan tersebut  dikemukakan oleh Dow dan kemudian disempurnakan oleh para penerusnya.
PERFORMA TEORI DOW
Beberapa  penelitian  yang  dilakukan  menunjukkan  bahwa  Teknikal  Analisis  bisa dipakai  sebagai  salah  satu  metode  untuk  membangun  portfolio  dengan menggunakan  market  timing.  Penelitian sederhana  yang dilakukan  oleh Norman Fosbeck  menunjukkan  bahwa  “market  timing”  lebih  bagus  dalam menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan Buy & Hold.  Masalah sederhananya adalah kita harus benar-benar menguasai tekniknya.
Berikut hasil penelitian Norman fosbeck yang dilakukan dari tahun 1964-1984
Sedangkan penelitian lainnya  yang dilakukan oleh Jacquiline Doherty (The Truth About Timing) dan dipublikasikan di Barrons (November 5,2001)
Penelitian lain yang dilakukan oleh Martin Pring dengan menggunakan metode Dow Theory
  • ·         Jika kita menginvestasikan $44 pada tahun 1977 dan mengikuti semua signal buy dan  sell  dari  Dow  theory,  maka  pada  tahun  1981  kita  sudah  menghasilkan keuntungan sebesar $18000
  •          Sementara jika kita menginvestasikan $44 dan hold portfolionya, maka pada tahun 1981 kita hanya menghasilkan keuntungan $960.

KRITIK TERHADAP DOW THEORY
Kritik terhadap Dow Theory yang tidak boleh diabaikan adalah bahwa pada setiap pergerakan market yang trending, rata-rata jika menggunakan teknik ini kita telah ketinggalan hampir  20% dari  pergerakan market.  Memang pada beberapa kasus belakangan  ini  sudah  dikembangkan  metode  optimasi  agar  bisa  memperkecil ketertinggalan pergerakan itu.  Salah satunya dilakukan dengan memperkecil  time frame.
Pada  pengembangan  Dow theory  selanjutnya  mulai  muncul  adanya  elliot  wave theory yang membagi trend menjadi tiga bagian yaitu wave 1,3, dan 5 Elliot Wave mencoba mengeleminir kelemahan-kelemahan dari Dow Theory.
Ada beberapa hal yang dibahas oleh Dow Theory yang dapat gunakan oleh para trader sebagai Teknikal Analisis dalam Transaksi Valas, yaitu :
  •          Trend (Kecenderungan) Pergerakan Harga

1.    Phase-Phase Pergerakan Trend
2.    Pergerakan Harga Telah Merefleksikan Segalanya
3.    Keterkaitan Pergerakan Harga Antar Sektor
  •           Hubungan Volume dan Trend
  •           Analisa Puncak dan Lembah Dalam Trend

1.    Trend Naik Vs Trend Turun
2.    Keberlanjutan Trend dan Reversal
3.    Support dan Resisten
4.    Entry Buy dan Entry Sell
5.    Target Take Profit dan Stop Loss
Untuk lebih memahaminya apa dan bagaimana penerapannya dalam bertransaksi, silahkan download Disini