Senin, 20 Agustus 2012

Trend 20082012 - 24082012


     Fokus pasar minggu lalu masih kepada perkembangan situasi di kawasan Eropa terkait ide bank sentral Eropa (ECB) untuk mengintervensi pasar obligasi dan memberikan bantuan tambahan untuk Yunani serta wacana stimulus oleh beberapa bank sentral dunia lainnya. 

     Dalam sepekan di depan pasar masih menantikan perkembangan kelanjutan rencana ECB untuk membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder. Bank sentral Jerman (Bundesbank) masih belum memberikan persetujuannya padahal jajaran pemerintah Jerman seperti Kanselir dan menteri keuangannya sudah menyatakan dukungannya. Bundesbank beranggapan bahwa pembelian obligasi oleh ECB akan mengganggu stabilitas dan melanggar konstitusi Eropa. Masalah fiskal harusnya merupakan tanggung jawab pemerintah dan parlemen.


    Sementara itu, Yunani masih menjalani proses evaluasi oleh Troika (ECB, Uni Eropa dan IMF) agar dana bailout tahap kedua-nya dapat dikeluarkan. Proses evaluasi ini masih akan berlangsung hingga awal bulan depan.

    Dari Amerika Serikat, Pasar masih berekspektasi terhadap pelonggaran kuantitatif (QE) dari Bank Sentral Amerika Serikat. Namun bila data-data ekonomi AS yang akan keluar pekan ini kembali lebih bagus dari prediksi, ekspektasi terhadap QE3 akan berkurang dan dollar akan kembali menguat. 

EURUSD

   Trend EURUSD untuk minggu ini adalah konsolidasi, hal ini ditunjukkan dengan pergerakan EURUSD minggu kemarin EURUSD kembali mengalami trend sideway di areal 1.2555 sampai 1.2380. EURUSD akan kembali mendapatkan resistensi di kisaran 1.2380. Di bawah level tersebut euro cenderung melemah terhadap dollar AS. Penembusan di atas 1.2380 akan mendorong EURUSD menuju 1.2444 dan apabila dapat menembus level 1.2444 akan melanjutkan trend bullish EURUSD ke level 1.2602. Dan apabila menembus dibawah 1.2555 akan melanjutjan koreksi ke level 1.2170.

GBPUSD

    Trend GBPUSD untuk minggu depan adalah Bullish konsolidasi, hal ini terlihat dari pergerakan GBPUSD minggu lalu yang bergerak dalam Bullish channel dengan Resistance di level 1.5768, apabila harga dapat menembus level tersebut maka trend Bullish akan berlanjut ke level 1.5886. Sedangkan apabila level tersebut tidak dapat tertembus maka harga akan turun ke level 1.5608

AUDUSD

     AUDUSD mengalami koreksi tajam pekan lalu akibat rumor bahwa bank sentral Australia mungkin akan memangkas suku bunga untuk menurunkan nilai mata uangnya. Mata uang yang terlalu menguat akan mengganggu kinerja ekspor Australia. Namun koreksi aussie ini akan menemui tahanan di sekitar 1.0400. Penembusan area 1.0400 akan membuka potensi ke area 1.0344an.

USDJPY

    USDJPY sepanjang pekan lalu menguat karena mendapatkan dorongan dari naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun. Penembusan level 80 akan membuka penguatan lanjutan ke area 83.00. Di bawah itu, USD/JPY berpotensi terkoreksi kembali ke area 78. 

USDCHF

    USDCHF membentuk pola lower highs yang menunjukkan tekanan turun. Level support kuat di sekitar 0.9650-0.9690. Penembusan area ini berpeluang terjadi koreksi lanjutan ke area 0.94. Sementara resisten di 0.9800.

XAUUSD

    Harga XAUUSD masih terjebak di area segitiga dengan tahanan atas di 1625 dan tahanan bawah di 1589. Bila tahanan 1625 ini tembus, penguatan lanjutan berpotensi terjadi ke area 1640 atau bahkan ke 1670. Sementara pola sideway akan terus berlangsung jika 1625 ini tidak tembus.

OILUSD

    Harga minyak mentah WTI masih dipengaruhi oleh situasi yang berkembang di timur tengah saat ini. Ketakutan terhambatnya suplai dari wilayah tersebut membuat harga minyak mentah  terkatrol naik. Pergerakan minyak mentah ini hampir mendekati level retracement Fibonacci 62,8% di 97.80 yang berpotensi menjadi resistaance kuat. Bila hal ini terjadi, minyak mungkin dapat terkoreksi kembali ke area $92  per barel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar