US Federal Reserve menggebrak pasar keuangan dengan mengeluarkan kebijakan stimulus pelonggaran kuantitatif (QE) yang nilainya disinyalir akan menyamai kebijakan QE sebelumnya. Keputusan The Fed ini membuat dollar AS langsung melemah terhadap mata uang utama dunia dan menguatkan harga komoditi dan saham dengan signifikan.
The Fed akan membeli obligasi berbasis kredit perumahan (Mortgage backed-securities) sebesar $40 milyar setiap bulannya hingga pasar tenaga kerja AS membaik (yang artinya The Fed tidak membatasi waktu QE) dan untuk bulan yang sedang berjalan, Fed akan membeli senilai $23 milyar. The Fed juga akan tetap menjalankan program operation twist II yang dicanangkan pada Juni 2012 hingga akhir tahun ini. Kebijakan pelonggaran agresif lainnya dari The Fed adalah mempertahankan tingkat suku bunga rendah 0-0,25% hingga pertengahan 2015 dari yang sebelumnya hingga akhir 2014.
Berita positif bagi sentimen resiko juga datang dari keputusan Mahkamah Konstitusi Jerman yang menyetujui ratifikasi pembentukan lembaga bailout permanen European Stability Mechanism (ESM) oleh parlemen Jerman. Keputusan ini membuka jalan bagi para pengambil kebijakan di zona euro untuk melanjutkan rencana penyelamatan zona euro dari krisis hutang.
Kedua isu penting di atas sudah terjawab dan kini para pelaku pasar akan kembali lagi memperhatikan data-data ekonomi yang akan menjadi penggerak pasar minggu ini. Masalah Eropa masih belum selesai, jadi data-data ekonomi Eropa akan menjadi fokus.
EURUSD
Trend EURUSD masih tetap Bullish dengan kemungkinan koreksi. Dengan target bullish ke area 1.3370 sedangkan level support penting di kisaran 1.3010. Penembusan support memicu koreksi euro kembali ke area 1.2750.
GBPUSD
Trend GBPUSD untuk minggu depan tetaplah Bullish, dengan target di areal 1.6322 dan level 1.6470 sedangkan areal supportnya ada di areal 1.6210, dengan tertembusnya support ini maka akan memicu koreksi GBPUSD ke areal 1.6065.
USDJPY
USDJPY mendapatkan support kuat di kisaran 77.00-77.10 dimana ada ekspektasi kuat bahwa pemerintah Jepang akan melakukan intervensi di sekitar level tersebut. Tekanan besar masih turun untuk pasangan ini. Bila kembali menembus support akan membuka jalan ke area 75. Resisten terdekat di 79.80.
USDCHF
USDCHF mendapatkan momentum pelemahan dari pekan sebelumnya. Namun support kuat sudah menanti di sekitar level 0.9150 dan 0.9040. Resisten terdekat di 0.9350 dan selanjutnya di 0.9430.
AUDUSD
Trend AUDUSD masih tetap Bullish selama support terdekat di sekitar 1.0370 tidak tertembus maka harga akan bergerak ke areal resisten di 1.0630. Dan dengan tertembusnya resistance tersebut maka AUDUSD akan berpotensi 1.0770.
XAUUSD
Harga emas masih cenderung Bullish dengan Target harga ada di areal 1775 dan 1800, selama support di areal 1730 tetap bertahan maka trend harga akan mencoba menembus level 1800, namun apabia support 1730 tertemus maka akan memacu koreksi harga ke areal 1690.
OILUSD
Harga minyak mentah WTI mencoba untuk kembali menguat ke atas level $100 per barel. Bila support 96.50 mampu bertahan, terbuka peluang minyak untuk menguat ke area 103. Sebaliknya penembusan di bawah 96.50 membuka koreksi lebih lanjut ke area $93 lalu ke $90 per barel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar