Dalam sebuah transaksi pastilah akan ada laba/rugi, sehingga dalam mengambil suatu keputusan untuk mengambil posisi baik itu Buy ataupun Sell, akan membutuhkan analisa – analisa. Karena tidak ada seorang pun yang dapat memastikan kemana arah harga akan bergerak, sehingga fluktuasi harga otomatis akan mempengaruhi potensi kerugian maupun keuntungan.
Untuk bisa memberikan analisa – analisa untuk pengambilan keputusan dalam mengambil posisi. Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi harga factor – factor yang mempengaruhi pergerakan harga forex adalah :
1. Factor Fundamental (Fundamental Analysis)
Para penganut fundamental percaya bahwa harga suatu instrument derivatif harus mencerminkan keseimbangan antara kekuatan permintaan dan penawaran yang terbentuk dipasar. Banyak trader yang mengatakan bahwa factor fundamental merupakan factor yang paling berpengaruh dalam dibandingkan factor – factor lain dalam mempengaruhi pergerakan harga, sehingga dalam menganalisa forex dibutuhkan kemampuan untuk menerjemahkan factor – faktor fundamental. Factor – factor yang menggerakkan pasar antara lain :
Suku Bunga
Semua mata uang memiliki suku bunga yang berbeda dengan mata uang lainnya. Nilai suku bunga suatu mata uang dipengaruhi oleh kondisi Negara yang bersangkutan, sehingga nilai suku bunga dapat menunjukkan tingkat pererekonomian Negara yang tentunya berpengaruh kepada nilai mata uang suatu Negara. Dengan kata lain :
- Jika suku bunga dipangkas = Nilai Mata Uang Turun
- Jika suku bunga dinaikkan = Nilai Mata Uang Naik
Indikator Ekonomi
Kondisi perekonomian suatu Negara sangat berpengaru pada nilai tukar mata uang Negara bersangkutan. Oleh sebab itu dengan mengetahui indicator ekonomi dari suatu Negara kita dapat mengambil keputusan dalam pengambilan posisi, untuk dapat mencari keuntungan. Indicator ekonomi yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan mata uang, antara lain :
No | Indikator Ekonomi | Definisi | Efek | Jadwal |
1 | Unemployment | Tingkat pengangguran | Sangat Tinggi | Jum’at pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB |
2 | Non Farm Payroll | Pembayaran gaji pegawai diluar sector pertanian | Sangat Tinggi | Jum’at pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB |
3 | Jobless Claims | Pengangguran yang mendaftarkan diri mencari pekerjaan | Tinggi | Setiap kamis (Weekly) Pukul 19.30 WIB. |
4 | Personal income & spending | Jumlah pendapatan dan Pengeluaran perorang perbulan | Sedang | Hari kerja pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB |
5 | Retail Sales | Jumlah penjualan ritel (diluar jasa) | Tinggi | Sekitar tanggal 11-14 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB |
6 | Consumer Confidence | Index perilaku & harapan konsumen | Sangat tinggi | Setiap hari selasa di akhir bulan, pukul 21.00 WIB |
7 | Consumer Sentiment | Sama seperti consumer confidence | Sedang | Preliminary Jum’at kedua; final akhir bulan Pkl 19.30 WIB |
8 | Consumer Price Index (CPI) | Index tingkat inflasi harga barang dan harga ritel | Sangat Tinggi | Sekitar tanggal 13 setiap bulan, pukul 19.30 WIB |
9 | Producer Price Index | Index tingkat inflasi di sector bisnis | Sangat Tinggi | Sekitar tanggal 11 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB |
10 | International Trade | Selisih antara Eksport dan Import | Sangat tinggi | Sekitar tanggal 19 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB |
11 | Current Account | Neraca perdagangan dan investasi suatu Negara | Sedang | Quarterly, pukul 19.30WIB |
12 | GDP (Gross Domestic Product) | Mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi perkuarter | Sedang cenderung tinggi | Akhir bulan awal kuarter, Pukul 19.30 WIB |
13 | Durable Goods Order | Jumlah permintaan product tahan lama | Tinggi | Minggu 3-4 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB |
14 | Industrial Production | Jumlah total Produksi | Sedang | Sekitar tanggal 15 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB |
15 | ISM-Manufacturing | Index yang mengukur tingkat aktifitas manufaktur | Sangat Tinggi | Setiap hari Kerja awal Bulan, pukul 19.30 WIB |
Politik
Dalam pasar forex kondisi politik suatu Negara memiliki pengaruh yang sangat kuat pada nilai tukar mata uang Negara yang bersangkutan. Dalam kondisi tertentu situasi politik suatu Negara biasanya lebih berpengaruh dibandingkan kondisi ekonomi Negara yang bersangkutan, hal ini di sebabkan kondisi politik suatu Negara memiliki pengaruh jangka panjang pada kondisi perekonomian pada Negara yang bersangkutan. Dalam sebuah kejadian politik tertentu para spekulan cenderung mengambil aksi terlebih dahulu dan merespond kenyataannya kemudian.
Contoh :
Pemilu Amerika dalam sejarahnya apabila Pemenangnya Partai Republic maka US$ cenderung melemah, sedangkan saat partai Democrat maka US$ cenderung menguat.
Sentiment Pasar
Jika sentiment pasar buruk meskipun indicator ekonomi menunjukkan perkembangan positif terhadap kondisi perekonomian Negara tetap tidak memiliki pengaruh signifikan. Dan akan tetap mengikuti sentiment pasar.
Contoh :
Pada tahun 2007 sentimen pasar saat itu lebih memilih untuk melakukan Carry Trade Terhadap USDJPY, hal ini menyebabkan nilai mata uang Yen melemah terhadap USD walaupun kondisi perekonomian jepang sangat baik.
Currencies and Government
Nilai mata uang sangat penting bagi suatu Negara karena apabila mata uang Negara tersebut sangat tinggi menyebabkan eksport tersendat hal ini di sebabkan ketakutan investor untuk berinvestasi di Negara tersebut, sebaliknya maka barang import akan dengan mudahnya akan masuk melebihi nilai eksport Negara tersebut.Hal ini membuat Negara – Negara maju selalu berusaha menyeimbangkan nilai mata uang mereka. Hal ini bertujuan agar kondisi perekonomian mereka tetap seimbang.
Adapun usaha yang dilakukan, antara lain :
- Menaikkan/memangkas suku bunga
- Membeli/menjual mata uang tertentu
- Intervensi pemerintah terhadap nilai tukar mata uang mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar