Dalam bertransaksi di pasar forex hal pertama yang diperlukan dalam menyusun rencana trading adalah dengan mengetahuti strategi transaksi yang sesuai dengan kepribadian kita.
Ada 2 macam strategi yang dapat kita gunakan, antara lain :
Time Base
Tipe transaksi menurut time base dapat di kelompokkan dalam 4 macam, antara lain :
- Longterm
Longterm trading adalah suatu system untuk mencari keuntungan dalam jangka waktu berkisar antara 1 bulan sampai 1 tahun. Transaksi dengan cara ini lebih bersifat investasi, dan mengharapkan keuntungan dari extra income misalnya bunga atau dividend (jika transaksi disaham). Adapun kondisi transaksi longterm, adalah :
- Grafik : Daily (D1), Weekly (W1), dan Monthly (MN)
- Transaksi : Sedikit, biasanya hanya 2 sampai 10 kali pertahun
- Target Profit : 500 pips sampai 2000 pips
- Drawdown : Besar, berkisar antara 1000 pips sampai 2000 pips
- Overnight : Resiko gap dan swap tinggi
2. Intermediate
Intermediate trading adalah suatu system untuk mencari keuntungan dalam jangka menengah, biasanya transaksi ini berkisar antara 1 minggu sampai 1 bulan, Adapun kondisi transaksi intermediate, adalah :
- Grafik : Hourly (H1), Four Hourly (H4), dan Daily (D1)
- Transaksi : Biasanya hanya 2 sampai 5 kali perBulan
- Target Profit : 250 pips sampai 500 pips
- Drawdown : Cukup besar, berkisar antara 500 pips sampai 1000 pips
- Overnight : Resiko gap dan swap tinggi
3. Short term
Short term trading adalah suatu system untuk mencari keuntungan dalam jangka menengah, biasanya transaksi short term ini berkisar antara 1 hari sampai 1 minggu, Adapun kondisi transaksi intermediate, adalah :
- Grafik : 30 Minute (30M), Hourly (H1), dan Four Hourly (H4)
- Transaksi : Biasanya hanya 5 sampai 20 kali perBulan
- Target Profit : 50 pips sampai 200 pips
- Drawdown : Sedang, berkisar antara 100 pips sampai 200 pips
- Overnight : Masih memiliki resiko gap dan swap
4. Intraday (Scalping)
Intraday trading adalah suatu system untuk mencari keuntungan dalam jangka pendek. Banyak trader yang menggunakan system transaksi ini karena memiliki resiko yang kecil, dan tidak membutuhkan waktu yang lama karena biasanya transaksi intraday ini berlangsung dalam hitungan jam, bahkan terkadang hanya dalam beberapa menit saja. Adapun kondisi transaksi intraday, adalah :
- Grafik : 1 Minute (1M), 5 Minute (5M), 15 Minute (15M)
- Transaksi : Biasanya sampai 200 kali perbulan
- Target Profit : 5 pips sampai 20 pips
- Drawdown : kecil, berkisar antara 30 pips sampai 100 pips
- Overnight : Tidak memiliki resiko gap dan swap karena tidak menginap
Trend Base
Trend Base trading system adalah salah satu system transaksi dengan memanfaatkan trend yang sedang terjadi. Transaksi menurut trend ini dikelompokkan dalam 2 macam cara, antara lain :
1. Trend Following
Trend following trading adalah system transaksi yang mengikuti trend yang sedang terjadi. Keputusan untuk pengambilan posisi diambil berdasarkan keberhasilan harga dalam menembus level Support / Resistance tertentu. Transaksi dengan cara ini biasanya dilakukan dalam jangka waktu 1 hari sampai Bulanan.
2. Counter Trend (Swing Trade)
Counter trend adalah suatu system transaksi yang memanfaatkan masa jenuh sebuah trend atau masa istirahat trend. Umumnya transaksi ini dilakukan saat harga koreksi. Transaksi ini berlangsung dalam waktu 1 jam sampai beberapa hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar