Senin, 30 Januari 2012

Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teori Dow Pada Pasar Valas

            Di bedah e-book kali ini kita akan mencoba menbedah isi dari e-book “Analisa Teknikal Klasik Menggunakan Teory Dow Pada Pasar Valas oleh HIFNI ZAINI (Wong Kito)

Dow Theory  atau  Teori  Dow merupakan  teori  dasar  dari  analisa  teknikal  yang pertama kali  dipublikasikan oleh Charles H. Dow (1851-1902) di  255 Wall  Street Journal, Dow merupakan seorang wartawan sekaligus editor dari Wall Street Jornal serta pendiri  Dow Jones and Company.  Penelitian pertama Dow dilakukan dengan membagi  saham-saham di  Wall Street menjadi  2 kelompok, yaitu Industrial Index dan Trasportation Index.  Dia mengatakan bahwa perkembangan industri  pabrikasi otomatis akan diikuti  pula oleh perkembangan industri  transportasi, karena pabrik membutuhkan  transportasi  untuk  mendistribusikan  barang-barang  hasil produksinya.
Dasar Teori Dow
1.   Pasar memiliki tiga gerakan
2.   Tren memiliki tiga tahap
3.   Pasar saham telah menyerap (discounted) semua berita
4.   Rata-rata pasar saham harus mengkonfirmasi satu sama lain
5.   Tren harus dikonfirmasi oleh volume
6.   Tren diasumsikan berlaku sampai memberikan sinyal yang pasti
Poin-poin  diatas  digunakan  sebagai  dasar  dalam ilmu  Teknikal  analisis.  Aturan – aturan tersebut  dikemukakan oleh Dow dan kemudian disempurnakan oleh para penerusnya.
PERFORMA TEORI DOW
Beberapa  penelitian  yang  dilakukan  menunjukkan  bahwa  Teknikal  Analisis  bisa dipakai  sebagai  salah  satu  metode  untuk  membangun  portfolio  dengan menggunakan  market  timing.  Penelitian sederhana  yang dilakukan  oleh Norman Fosbeck  menunjukkan  bahwa  “market  timing”  lebih  bagus  dalam menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan Buy & Hold.  Masalah sederhananya adalah kita harus benar-benar menguasai tekniknya.
Berikut hasil penelitian Norman fosbeck yang dilakukan dari tahun 1964-1984
Sedangkan penelitian lainnya  yang dilakukan oleh Jacquiline Doherty (The Truth About Timing) dan dipublikasikan di Barrons (November 5,2001)
Penelitian lain yang dilakukan oleh Martin Pring dengan menggunakan metode Dow Theory
  • ·         Jika kita menginvestasikan $44 pada tahun 1977 dan mengikuti semua signal buy dan  sell  dari  Dow  theory,  maka  pada  tahun  1981  kita  sudah  menghasilkan keuntungan sebesar $18000
  •          Sementara jika kita menginvestasikan $44 dan hold portfolionya, maka pada tahun 1981 kita hanya menghasilkan keuntungan $960.

KRITIK TERHADAP DOW THEORY
Kritik terhadap Dow Theory yang tidak boleh diabaikan adalah bahwa pada setiap pergerakan market yang trending, rata-rata jika menggunakan teknik ini kita telah ketinggalan hampir  20% dari  pergerakan market.  Memang pada beberapa kasus belakangan  ini  sudah  dikembangkan  metode  optimasi  agar  bisa  memperkecil ketertinggalan pergerakan itu.  Salah satunya dilakukan dengan memperkecil  time frame.
Pada  pengembangan  Dow theory  selanjutnya  mulai  muncul  adanya  elliot  wave theory yang membagi trend menjadi tiga bagian yaitu wave 1,3, dan 5 Elliot Wave mencoba mengeleminir kelemahan-kelemahan dari Dow Theory.
Ada beberapa hal yang dibahas oleh Dow Theory yang dapat gunakan oleh para trader sebagai Teknikal Analisis dalam Transaksi Valas, yaitu :
  •          Trend (Kecenderungan) Pergerakan Harga

1.    Phase-Phase Pergerakan Trend
2.    Pergerakan Harga Telah Merefleksikan Segalanya
3.    Keterkaitan Pergerakan Harga Antar Sektor
  •           Hubungan Volume dan Trend
  •           Analisa Puncak dan Lembah Dalam Trend

1.    Trend Naik Vs Trend Turun
2.    Keberlanjutan Trend dan Reversal
3.    Support dan Resisten
4.    Entry Buy dan Entry Sell
5.    Target Take Profit dan Stop Loss
Untuk lebih memahaminya apa dan bagaimana penerapannya dalam bertransaksi, silahkan download Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar